Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produksi Padi Cianjur Capai 645.522 Ton hingga September 2026.

📅 Rabu, 21 Okt 2026, 11:30 WIB | Oleh:
Produksi Padi Cianjur Capai 645.522 Ton hingga September 2026. Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Bidang Tanaman Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Dandan Hendayana.

Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat produksi padi hingga September 2026 mencapai 645.522 ton Gabah Kering Giling (GKG), sesuai dengan proyeksi yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kepala Bidang Tanaman DTPHP Cianjur Dandan Hendayana di Cianjur, Selasa, mengatakan ancaman kekeringan yang dilaporkan di sejumlah wilayah diperkirakan tidak memberikan dampak signifikan terhadap produksi padi.

Pihak dinas, ungkap dia, telah mengantisipasi potensi panjangnya fenomena El Nino hingga awal 2027 dengan memetakan jaringan irigasi yang membutuhkan perbaikan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Cianjur.

"Langkah tersebut diperlukan untuk mendukung ketersediaan air bagi petani dan menjaga keberlangsungan produksi padi di Kabupaten Cianjur, dimana saat ini hasil GKG Cianjur masuk dalam peringkat ke empat di Jabar," katanya.

Dia menjelaskan upaya tersebut dilakukan agar kekeringan tidak terlalu mengganggu pelaksanaan musim tanam pertama pada periode Oktober hingga Desember 2026.

“Dari sisi dampak terhadap produksi, kami menilai tidak terlalu signifikan, gangguan yang diperkirakan hanya sekitar satu persen sehingga tidak menyebabkan penurunan produksi secara drastis,” katanya.

Berdasarkan data Juni 2026 terdapat sekitar 201 hektare lahan pertanian yang terancam kekeringan, namun pihaknya terus melakukan mitigasi dan berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan persawahan.

Pihaknya mengoptimalkan program yang telah tersedia termasuk kegiatan di bidang irigasi serta dukungan dari pemerintah pusat berupa bantuan pompa air untuk mengantisipasi kekeringan di Kabupaten Cianjur.

"Pelaksanaannya dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dengan instansi terkait, guna menghadapi potensi kemarau yang berkepanjangan, dimana koordinasi dilakukan dengan BBWS dan PUTR Cianjur untuk memetakan jaringan irigasi yang membutuhkan perbaikan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Harga Emas Antam Turun Lagi...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.