Jelang Pemilu, Industri Percetakan dan Pengemasan Optimis Permintaan Meningkat

Kamis, 11 Mei 2023, 22:22 WIB

JAKARTA-Industri percetakan dan pengemasan diyakini kian prospektif ke depannya. Momentum Pemilihan Umum (Pemilu) tahun depan membuat permintaan terhadap produk industri ini bakal meningkat mulai tahun ini hingga tahun depan. Itu diperkuat dengan semakin lancarnya mobilitas yang membuat aktivitas ekonomi semakin lancar.

Asosiasi Teknik Grafika dan Media Indonesia (ATGMI) selaku asosiasi yang menaungi industri ini mengakui hal itu dan memperkirakan tahun ini sektor ini akan tumbuh sekitar 10 persen dari tahun lalu.

Ket. Foto: Ketua Bidang Teknik ATGMI, Clay Wala (kanan), dan Ketua ATGMI, Herman Pratomo (kiri) dalam acara pameran Global Printing and Packaging Expo (GPPE) di Jakarta, Kamis (11/5) — Sumber: Istimewa

Karena itu sebagai fasilitator antara produsen dan konsumen ATGMI memacu pengembangan sektor industri percetakan dan pengemasan demi memenuhi permintaan pasar lokal dan internasional.

"Sektor grafika di Indonesia seperti pencetakan kemasan masih ketinggalan dibandingkan negara lain seperti Singapura, Malaysia dan Thailand. Pelaku usaha di sektor ini diharapkan bisa bersama-sama memajukan industri percetakan dan pengemasan," kata Ketua Bidang Teknik ATGMI Clay Wala pada acara pameran Global Printing and Packaging Expo (GPPE) di Jakarta, Kamis (11/5).

Menurut dia, pihaknya terus mengembangkan inovasi dalam sektor grafika dan pengemasan. "Kami terus memacu peningkatan produktivitas dan efisiensi bisnis, mulai dari teknologi cetak digital hingga mesin terbaru, peralatan hingga perangkat lunak," paparnya.

Untuk menaikkan pertumbuhan sektor grafika dan pengemasan, ATMGI menggelar pameran Global Printing and Packaging Expo (GPPE) yang menampilkan inovasi terbaru dalam industri percetakan dan pengemasan dan juga dapat bertemu dengan berbagai vendor serta produsen terkemuka di industri dan melihat produk mereka secara langsung.

Dalam Pameran ini akan digelar berbagai kegiatan seperti Seminar, Workshop, Talkshow, Webinar, serta Technical Presentation diselenggarakan secara terpadu bersama dengan asosiasi, akademisi, industri dan para exhebitor.

Selain menyajikan tren dan peluang bisnis di industri percetakan dan pengemasan, kegiatan juga memiliki unsur edukasi yang komprehensif, sehingga sangat dapat diaplikasikan dalam kedua industri tersebut.

Ketua Asosiasi Teknik Grafika dan Media Indonesia Herman Pratomo menambahkan, melihat antusiame peserta pameran dan pendaftaran dini pengunjung dan peserta seminar terpadu, pihaknya yakin GPPE pertama ini akan sukses serta berguna bagi semuanya.

"Dengan adanya pameran ini akan sangat membantu untuk para industri percetakan dan pengemasan di Indonesia. Para pelaku industri percetakan dan pengemasan wajib hadir di Pameran GPPE Jakarta 2023 untuk mengetahui perkembangan industri yang diadakan di pameran ini," ujarnya.

"Saya yakin tahun ini pertumbuhan industri ini sekitar 10 persen, apa lagi ada momentum Pemilu tahun depan," ungkap Herman.

GPPE didukung Kementerian Perindustrian, Komunitas Mesin Digital Printing Indonesia (KMDPI), Indonesian Packaging Federation (IPF) serta sejumlah serta sejumlah stakeholder lainnya.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Vitto Budi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.