Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Pencemaran, Tiongkok Ingatkan Jepang Tanggung Jawab Soal Limbah Nuklir

📅 Rabu, 10 Mei 2023, 23:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Pencemaran, Tiongkok Ingatkan Jepang Tanggung Jawab Soal Limbah Nuklir Doc: ANTARA/M. Irfan Ilmie
Ket. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok (MFA) Wang Wenbin memberikan pengarahan pers di Beijing, Rabu (10/5/2023).

Beijing - Cegah pencemaran. Tiongkok mengingatkan Jepang untuk membuktikan pernyataannya yang akan bertanggung jawab atas limbah pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima.

"Kami ingatkan Jepang bertanggung jawab, jangan bisa mengandalkan omong kosong," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok (MFA) Wang Wenbin di Beijing, Rabu.

Menurut dia, Jepang harus menanggapi keprihatinan komunitas internasional dengan melakukan tindakan nyata agar mendapatkan kepercayaan dari negara-negara tetangganya di Asia.

"Banyak orang bertanya-tanya mengapa Jepang tidak membuang limbah air terkontaminasi nuklir yang diklaim aman dan tidak berbahaya itu ke sungai pedalaman Jepang atau menggunakannya untuk keperluan pertanian dan industri, tapi malah bersikeras membuangnya ke laut?" kata Wang.

Jepang berencana membuang lebih dari 1,2 juta ton air mengandung tritium ke Samudera Pasifik selama 30 tahun mulai 2023.

Limbah tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan manusia dan ekosistem hayati laut di Samudera Pasifik.

Tiongkok menuduh Jepang sangat tidak bertanggung jawab atas sikapnya yang membahayakan dunia.

"Seharusnya Jepang menangani masalah internasional ini secara bertanggung jawab, apalagi keketuaan Jepang di G7 pada tahun ini menjadi sorotan dunia," kata Wang dalam pengarahan pers rutin itu.

Tidak hanya Tiongkok, beberapa negara juga protes terhadap tindakan Jepang tersebut.

Para peneliti di Jeju Research Institute yang berpusat di Korea Selatan menyatakan otoritas Jepang telah melakukan kesalahan besar karena membuang limbah cair terkontaminasi nuklir dapat menyebabkan bencana kemanusiaan.

Prof Timothy Mousseau dari University of South Carolina, Amerika Serikat, menyatakan bahwa bahaya tritium bisa dua kali lipat dari efek radiasi.

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Indonesia Anti-Nuklir Fukushima (IANFU) juga menuntut otoritas Jepang membatalkan pembuangan limbah pendingin reaktor nuklir ke Laut Pasifik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.