Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengasuhan Positif Cegah Perkawinan Anak

📅 Selasa, 09 Mei 2023, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengasuhan Positif Cegah Perkawinan Anak Doc: koran jakarta/Muhamad Ma’rup
Ket. Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Bidang Pengasuhan dan Lingkungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Rohika Kurniadi Sari.

JAKARTA - Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Bidang Pengasuhan dan Lingkungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Rohika Kurniadi Sari, mendorong para orang tua mengimplementasikan pengasuhan positif. Hal tersebut guna mencegah perkawinan anak di Indonesia.

"Hal ini diharapkan dapat menurunkan angka perkawinan anak karena orang tua dapat memberikan pertimbangan rasional terkait dampak negatif yang disebabkan oleh perkawinan anak," ujar Rohika, dalam keterangam resminya, di Jakarta, Senin (8/5).

Dia menyebut pengasuhan dengan metode disiplin positif bisa memperhatikan beberapa hal. Pengasuhan tidak selalu menyetujui apapun keinginan anak dan sebaliknya tidak membiarkan anak melakukan apapun yang diinginkan. "Hal tersebut dilakukan bukan tanpa aturan, batasan, atau harapan," jelasnya.

Ruhika menerangkan, Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Petkawinan telah mengatur batas usia perkawinan di Indonesia adalah 19 tahun. Namun, pada tahun 2020, 1 dari 9 anak Indonesia menikah sebelum usia 18 tahun dan pada 2021 juga menunjukkan perkawinan anak Indonesia berada pada angka 9,23 persen.

Dia mendorong semua pihak memberi perhatian. Pasalnya, perkawinan anak menyebabkan dampak negatif, seperti putus sekolah, pekerja anak, kemiskinan, kesehatan ibu dan anak, di antaranya kematian ibu, kanker serviks.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.