- Home
-
- Megapolitan
-
- DKI Jakarta Membangun Bud...
DKI Jakarta Membangun Budaya Antikorupsi sejak Dini
Senin, 08 Mei 2023, 05:21 WIBJAKARTA - DKI Jakarta serius memberantas korupsi dengan membangun budaya antikorupsi sejak dini. Demikian penegasan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Joko Agus Setyono, Minggu (7/5). Dia mengatakan ini saat menghadiri acara Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi: Roadshow Bus Antikorupsi Pemprov DKI Jakarta dan Bus KPK.
Kegiatan ini digelar bersamaan dengan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, tepatnya di Jalan Imam Bonjol samping Hotel Mandarin, Jakarta Pusat. Dalam acara tersebut, Joko menyampaikan apresiasi tinggi kepada KPK yang menggagas tema "Lawan Korupsi sejak Dini".
Joko menegaskan sinergisitas ini menjadi bukti komitmen Pemprov DKI serius mencegah dan memberantas korupsi dalam seluruh aspek kehidupan. "Kegiatan ini bermakna strategis, serta merupakan bukti dan komitmen pencegahan atau pemberantasan korupsi seluruh wilayah Jakarta," ujar Joko seperti dimuat jakartagoid, Minggu (7/5).
Ini menjadi sebuah langkah untuk menciptakan atmosfer budaya antikorupsi dalam membangun karakter bangsa, utamanya bagi generasi muda. Menurut Sekda Joko, Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi sejalan dengan internalisasi dan sosialisasi sembilan nilai-nilai integritas yang dirilis KPK untuk mencegah korupsi. Kesembilan nilai itu jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Inspektorat dan Dinas Perhubungan yang telah berkolaborasi mewujudkan Bus Antikorupsi. Ini sebagai media untuk mengedukasi masyarakat dalam menghadapi bahaya korupsi sehingga meningkatkan pemahaman tentang budaya antikorupsi," ujar Sekda.
Dengan roadshow Bus Antikorupsi ini, ucap Joko, Pemprov DKI dan KPK sama-sama menaruh harapan besar pada terwujudnya negeri yang bersih dan bebas korupsi. Selama 2022, Bus Antikorupsi Inspektorat Provinsi DKI Jakarta juga telah menjelajah di lima wilayah kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu.
"Semoga yang dikerjakan dan upayakan menjadi bentuk tanggung jawab untuk mewujudkan bangsa antikorupsi," terang Sekda Joko. Roadshow Bus Antikorupsi yang dihadiri ratusan pelajar SD hingga SLTA, meliputi sosialisasi,talk show, senam pagi, dan permainan antikorupsi. Semua itu sebagai upaya untuk membumikan isu-isu pemberantasan korupsi, sosialisasi program-program antikorupsi, serta mempererat keterlibatan masyarakat dalam program-program antikorupsi.
Diimplementasikan
Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana, menambahkan, sosialisasi dan kampanye nilai-nilai antikorupsi tidak mengenal batas usia. Harapannya dengan mengetahui nilai antikorupsi, masyarakat bisa mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Hadirnya roadshow bus antikorupsi KPK ini sudah sejak tahun 2019 menjelajah ke Jawa dan Bali. Tahun lalu, ke Banten, Sumsel, dan Lampung. Tahun ini akan roadshow ke Jabodetabek, Bandung, dan Karawang. "Tahun ini juga kita akan coba lagi ke Sumatera: Bengkulu, Medan, dan Aceh," kata Wawan.
Wawan juga mengingatkan menghadapi tahun politik mengajak seluruh masyarakat untuk menghentikanmoney politicatau serangan fajar saat pelaksanaan Pemilu 2024 nanti.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.