Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Covid-19 Meningkat Usai Perayaan Hari Besar di Malaysia

📅 Jumat, 05 Mei 2023, 22:36 WIB | Oleh:
Covid-19 Meningkat Usai Perayaan Hari Besar di Malaysia Doc: ANTARA/Virna P Setyorini
Ket. Warga mengggunakan masker menunggu monorel di Stasiun Chow Kit, Kuala Lumpur, Minggu (19/6).

KUALA LUMPUR - Malaysia mengalami peningkatan kasus Covid-19 dalam satu pekan terakhir pasca perayaan Idul Fitri 2023, demikian menurut Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM), Jumat.

KKM mencatat adanya peningkatan kasus pada Minggu Epidemiologi (ME) ke-17 yaitu dari 23 hingga 29 April, di mana angka infeksi COVID-19 dilaporkan mencapai 4.963. Angka tersebut meningkat tiga persen dibanding pekan ke-16 yang mencapai 4.817 kasus.

Data dari Crisis Preparedness and Response Centre (CPRC) KKM juga menunjukkan jumlah penerimaan kasus COVID-19, termasuk mereka yang diduga terinfeksi, ke fasilitas kesehatan umum meningkat dari 4,8 dari setiap 100.000 populasi menjadi 5,8 per 100.000 populasi pada pekan ke-17.

Hingga pekan ke-17 tahun 2023 terdapat 33 klaster COVID-19 yang masih aktif, turun empat klaster dibandingkan pekan sebelumnya. Jaka pada pekan ke-16 dilaporkan terdapat klaster pendidikan dan tempat kerja, maka pekan berikutnya terdapat klaster kumpulan mereka yang berisiko tinggi di pusat penjagaan lansia.

Kepala Direktur Kesehatan Malaysia Muhammad Radzi Abu Hassan mengatakan kondisi infeksi COVID-19 di Malaysia masih terkendali dan layanan kesehatan serta kapasitas rumah sakit tidak terpengaruh.

Mayoritas pasien rawat inap, menurut dia, merupakan kelompok risiko tinggi seperti individu dengan penyakit penyerta dan orang tua. Meski demikian peningkatan kasus tersebut tidak membebani pelayanan kesehatan dan rumah sakit yang beroperasi seperti biasa.

KKM memperkirakan kemungkinan peningkatan sedikit kasus COVID-19 akan terjadi selama pergerakan dan perjumpaan sanak saudara dan sahabat di dalam masa Hari Raya Idul Fitri dan Waisak.

Sehubungan dengan itu, ia mengatakan KKM mengimbau masyarakat untuk memakai masker seandainya bergejala ketika bersilaturahmi, demi melindungi keluarga, tetangga dan sahabat serta handai taulan daripada infeksi COVID-19.

KKM juga mengimbau murid atau pelajar, guru dan staf yang akan memulai kembali kegiatan belajar mengajar untuk sering mencuci tangan dengan sabun serta memakai masker terutama bagi yang bergejala atau bila berada di tempat tertutup, sempit dan sesak. Selain juga melakukan tes, lapor, isolasi, informasikan, dan mencari yang terinfeksi.

Selain itu, ia mengatakan perlu pula memperoleh vaksin dosis primer dan penggalak untuk mengurangi risiko penularan penyakit, morbiditas dan kematian, terutama bagi golongan yang berisiko tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

36 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

42 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.