Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Jawa Barat kenalkan Toponimi Gempa Cianjur di Forum PBB

📅 Kamis, 04 Mei 2023, 16:22 WIB | Oleh:
Gubernur Jawa Barat kenalkan Toponimi Gempa Cianjur di Forum PBB Doc: ANTARA/HO-Humas Pemda Jawa Barat
Ket. Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil berbicara tentang penggunaan toponimi sebagai alat bantu dalam mempercepat penanganan gempa bumi di Kabupaten Cianjur, dalam forum The 4th Meeting 2023 United Nations Group of Experts Geographical Name (UNGEGN) di New York, Amerika Serikat.

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil berbicara tentang penggunaan toponimi sebagai alat bantu mempercepat penanganan gempa bumi di Kabupaten Cianjur, pada forum The 4th Meeting 2023 United Nations Group of Experts Geographical Name (UNGEGN) di New York, Amerika Serikat.

Ridwan Kamil, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, menuturkan pihaknya mewakili Divisi Asia Tenggara berbicara pada Sesi 3 dengan tema "Strengthening Relationship, Links and Connections in Geographical Names Standardization and Sustainable Development and Pandemic Recovery".

Pada forum itu ia mempresentasikan paparan berjudul "Toponym Usage in Response to the Earthquake Disaster in Cianjur Regency". Toponimi merujuk pada ilmu bahasa yang membahas tentang asal usul penamaan tempat, wilayah, atau bagian lain dari rupa bumi.

Pada kesempatan itu Ridwan Kamil mengatakan pemerintah provinsi (pemprov) berperan penting dalam penamaan rupa bumi menggunakan toponimi. Menurutnya. penyusunan standar penamaan merupakan tugas besar yang harus didukung stakeholderspolitik dan budaya.

"Tahun lalu provinsi kami dianugerahi oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) sebagai provinsi terprogresif dalam menciptakanbig datatoponimi dengan pedoman internasional yang menargetkan 5 juta data digital," ujarnya.

Proyek toponimi telah membantu Pemprov Jabar dalam melestarikan banyak tradisi oral dalam mengembalikan kearifan lokal, cerita rakyat, serta sejarah.

"Tantangan terbesar adalah transformasi dari manual ke digital. Kami berhasil menjawab tantangan itu dengan mengkoordinasi 27 kabupaten/kota untuk bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama," kata Ridwan Kamil.

Informasi yang dimiliki di Jabar melalui toponimi, lanjutnya, digunakan untuk manajemen lahan yang lebih baik, membuat pengembangan dan perencanaan perdesaan yang lebih baik, serta melindungi sumber daya alam.

Tahun lalu, kata Ridwan Kamil, proyek toponimi digunakan sebagai alat bantu Pemprov Jabarmerespons gempa Cianjur. "Selama itu, sebagai Gubernur saya mencoba untuk melakukan assesmen mendalam atas kerusakan yang ditimbulkan gempa, lalu mencari sumber daya untuk melakukan evakuasi penyelamatan dengan cepat," katanya.

Menurut Ridwan Kamil, yang pertama yang diperlukan dalam menangani gempa Cianjur adalah data dan dengan toponimi, data yang terkumpul menjadi lebih cepat.

"Kami juga dapat membuat data berseri untuk mendistribusikan logistik, dengan mengombinasi semua aspek koordinasi yang penting, menggunakan data toponimi yang sudah dimiliki," kata Ridwan Kamil.

Dengan data rupa bumi dari aplikasi Sistem Informasi RupaBumi atau SINAR, distribusi bala bantuan dan koordinasi situasi kedaruratan sangat cepat dan responsif.

"Sebagai contoh, jadi episentrum gempa bumi Cianjur kampung bernama Cieundeur. Dalam bahasa Inggriseundeuradalah bergetaratau bergoyang," ujar Ridwan Kamil.

Dengan kata lain, masyarakat Kampung Cieundeur telah sangat lama memiliki kesadaran akan gempa bumi dilihat dari nama kampung mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

34 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

58 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.