- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kolonel Rusia Dituduh Menc...
Kolonel Rusia Dituduh Mencuri Mesin Tank T-90
Minggu, 30 Apr 2023, 00:01 WIBMOSKOW - Seorang perwira militer Rusia,
Kolonel Alexander Denisov, baru-baru ini ditangkap dan terancam hukuman 10 tahun penjara, atas tuduhan mencuri tujuh mesin tank tempur utama T-90.
T-90 adalah tank tempur utama Rusia yang dikembangkan dari T-72, dan sampai saat ini menjadi andalan di angkatan darat dan marinir karena hullnya yang lebih termodernisasi ketimbang generasi sebelumnya. Tank ini dilengkapi dengan sistem perlindungan "tiga tingkat". Tingkat pertama adalah lapis baja komposit di menara, terdiri dari cangkang lapis baja dasar dengan sisipan lapisan aluminium dan plastik bergantian dan bagian deformasi terkontrol.
Dilansir oleh Business Insider, penyelidik menuduh Denisov mencuri tujuh mesin tank bernilai sekitar 20,5 juta rubel, sekitar 260 ribu dolar AS, antara November 2021 hingga April 2022,.
"Mesin V-92C2 dimaksudkan untuk dipasang di tank T-90," kata penyelidik, lapor surat kabar Rusia, Kommersant.
Denisov yang menjabat Kepala Departemen dukungan teknis Distrik Militer Selatan, ditangkap bulan lalu. Pengacaranya keberatan dengan penahanan Denisov di pusat penahanan pra-sidang dan merujuk pada catatan militernya yang panjang, tetapi pengadilan banding mendukung keputusan tersebut.
Denisov mengaku tidak bersalah, dan pengacaranya mengatakan dia tidak bersalah atas tuduhan itu.
"Dia bisa menghadapi hukuman 10 tahun penjara," kata putusan banding, menurut Kommersant.
Laporan korupsi merajalela telah lama menjangkiti militer Rusia. Sejak perang dimulai, laporan mengungkapkan bahwa bahan bakar yang dimaksudkan untuk tank dijual di pasar gelap, dan tentara dikirim ke garis depan dengan sedikit atau tanpa peralatan.
Menurut outlet Rusia Tayga.info, awal bulan ini enam petugas logistik Rusia dinyatakan bersalah mencuri bahan bakar penerbangan dalam pencurian terpisah dan menghasilkan jutaan rubel darinya.
"Tuduhan korupsi di militer Rusia bukanlah hal baru. Pada 2019, perwira militer dari Distrik Militer Selatan yang sama dihukum karena pencurian serupa yang dituduhkan kepada Denisov," tulis Kommersant.
Rusia diyakini telah kehilangan hampir 2 ribu tank selama konflik Ukraina, menurut analisis intelijen sumber terbuka oleh Oryx , yang kira-kira akan menjadi setengah dari kekuatan tank pra-invasi.
Pasukan Rusia yang mundur dilaporkan telah meninggalkan tank T-90 , yang termasuk di antara yang paling canggih di Moskow .
Lebih dari setahun setelah invasi, Rusia terpaksa mengirim alat persenjataan yang lebih tua, termasuk tank T-55 berusia 70 tahun.
- TNI
- Aksi Pencurian
- TNI Angkatan Darat (TNI AD)
- Kriminalitas
- TNI AD
- Vladimir Putin
- moskow
- Tank
- Pencurian
- Angkatan Darat
- Volodymyr Zelensky
- Perang Russia-Ukraina
- Kyiv
- Perang Rusia-Ukraina
- Tank Leopard
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Russia Tuduh Rezim Ukraina Neo-Nazi, Situasi HAM Disebut Memburuk
-
Gubernur Khofifah dan Dubes Yaman Bahas Kerja Sama Strategis dan Penguatan Persaudaraan antara Jatim dan Hadramaut
-
Ratusan Aparat dan Pengusaha Belajar Kelola Keuangan Tanpa Ketergantungan Utang
-
Kemhan Sampaikan Duka Cita, Dua Peserta Program SPPI Meninggal Dunia Saat Latsarmil
-
Lahan Sempit, Sejahtera Sulit! DPR Bongkar Ketimpangan Kepemilikan Tanah di RI
-
Sebelum “Njebles” KRL, Katanya, Masinis Kereta Argo Bromo Anggrek Sempat Mengerem 1,3 Kilometer
-
Dua Arca Perunggu Dikembalikan AS ke Indonesia, Ini Alur Penyelundupannya!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.