Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Samsung Electronics Catat Laba Operasi Turun 95%, Terburuk dalam 14 Tahun

📅 Kamis, 27 Apr 2023, 09:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Samsung Electronics Catat Laba Operasi Turun 95%, Terburuk dalam 14 Tahun Doc: AFP
Ket. Bendera nasional Korea Selatan dan Samsung berkibar di luar gedung perusahaan Seocho di Seoul, Korea Selatan pada 30 Januari 2020.

SEOUL - Samsung Electronics pada Kamis (27/4) melaporkan laba kuartalan terburuk dalam 14 tahun. Pengeluaran konsumen yang melambat untuk elektronik dan kelebihan microchip global disebut sebagai penyebabnya.

Perusahaan Korea Selatan, Samsung, salah satu pembuat chip memori dan ponsel pintar terbesar di dunia, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa laba operasi turun 640 miliar won (478,6 juta dolar AS), turun 95 persen dari tahun sebelumnya.

Laba bersih kuartal pertama perusahaan turun 86,1 persen menjadi 1,57 triliun won, dan penjualan turun 18 persen menjadi 63,75 triliun won.

Perusahaan mengatakan bahwa "belanja konsumen secara keseluruhan melambat di tengah ketidakpastian lingkungan ekonomi makro global".

Samsung juga menyalahkan melemahnya permintaan chip memori, yang biasanya menghasilkan sekitar setengah keuntungan perusahaan, - dan jatuhnya harga chip.

Divisi chip Samsung melaporkan kerugian 4,58 triliun won, kerugian operasi pertama sejak 2009, yakni ketika dunia bangkit dari krisis keuangan 2008.

Hal ini disebabkan oleh "penurunan harga yang berkelanjutan dan peningkatan kerugian penilaian, di tengah melemahnya sentimen dan dampak lanjutan dari penyesuaian inventaris oleh pelanggan yang disebabkan oleh ketidakpastian eksternal yang berkepanjangan," kata perusahaan tersebut.

Permintaan memori "diperkirakan akan pulih secara bertahap" pada paruh kedua tahun 2023, "di tengah proyeksi tingkat inventaris pelanggan akan menurun."

Perusahaan tersebut adalah anak perusahaan unggulan dari raksasa Samsung Group yang sejauh ini merupakan konglomerat terbesar yang dikendalikan keluarga yang mendominasi bisnis di ekonomi terbesar keempat di Asia.

Penurunan kuartal pertama adalah tekanan margin ketiga berturut-turut untuk Samsung, yang mengalami penurunan laba operasional sebesar 70 persen pada kuartal keempat tahun ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

23 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.