Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Rusak di Tengah Laut, Tim SAR Evakuasi Empat WNA di Perairan Mentawai

📅 Selasa, 25 Apr 2023, 11:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapal Rusak di Tengah Laut, Tim SAR Evakuasi Empat WNA di Perairan Mentawai Doc: ANTARA/HO-SAR Mentawai
Ket. Tim gabungan mengevakuasi empat WNA dan dua WNI di perairan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Selasa dini hari (25/4).

Padang - Kapal rusak di tengah laut, Search And Rescue (SAR) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berhasil mengevakuasi empat warga negara asing (WNA) dan dua Warga Negara Indonesia (WNI) usai kapal yang ditumpanginya mengalami kerusakan mesin di perairan Mentawai.

"Kapal tersebut mati mesin, terombang ambing dan meminta bantuan untuk dievakuasi," kata Kepala SAR Kabupaten Kepulauan Mentawai Akmal saat dihubungi di Mentawai, Selasa.

Akmal mengatakan informasi adanya kecelakaan kapal (mesin rusak) tersebut, pertama kali diterima SAR dari Korps Kepolisian Perairan dan Udara Kabupaten Kepulauan Mentawai pada pukul 00.40 WIB.

Empat WNA tersebut ialah Santos Junqueira (40), Parker JR David Timothy (40), Papageorge Andreas (52) dan Prior Barbosa (34). Kemudian dua WNI yang bertugas sebagai ABK ialah Joni (35) dan Suardijen (47).

Kapal Motor Saraina dengan panjang 18 meter tersebut terombang ambing di sekitar perairan Sipora Utara atau tepatnya antara Pulau Sipora Utara dengan Pulau Awera.

Pada saat dievakuasi SAR Mentawai mencatat kecepatan angin 2 hingga 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 sampai dengan 2,5 meter serta dalam kondisi hujan ringan.

Selain Tim SAR, TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tagana, tim medis dan masyarakat setempat juga ikut serta membantu proses evakuasi.

SAR Mentawai menyampaikan lima imbauan penting bagi masyarakat, nelayan, wisatawan hingga pengusaha kapal wisata. Pertama, memerhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar dengan rujukan BMKG.

Berikutnya, memastikan kesiapan logistik kapal termasuk bahan bakar minyak (BBM) kapal tercukupi, mengecek kondisi mesin kapal, menyiapkan dan mengecek ulang alat keselamatan seperti pelampung serta alat pemancar sinyal.

Selanjutnya, bagi masyarakat yang berlibur ke objek wisata terutama ke pantai-pantai yang ada di Kepulauan Mentawai harus mengawasi anak dengan ekstra apabila bermain ke bibir pantai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.