Dorong Efisiensi, SKK Migas Siapkan E-Katalog Industri Hulu Migas
📅 Jumat, 14 Apr 2023, 13:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Sugiharto purnama
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyiapkan e-katalog di industri hulu minyak dan gas bumi (migas) yang melibatkan 22 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk menciptakan efisiensi.
Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Rudi Satwiko dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (14/4), mengatakan e-katalog yang dikembangkan SKK Migas merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo agar pengadaan barang dan jasa dilakukan secara e-katalog untuk menciptakan efisiensi dan transparansi.
"E-katalog di sektor hulu migas menunjukkan bahwa industri hulu migas memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung efisiensi sekaligus memberikan kesempatan kepada perusahaan dalam negeri untuk ikut berkiprah menjadi penyedia barang dan jasa di industri hulu migas," kata Rudi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penandatangan nota kesepahaman (MOU) e-katalog antara SKK Migas dan KKKS itu dilakukan di Kantor SKK Migas, Jakarta, Kamis (13/4).
Melalui e-katalog tersebut, SKK Migas dan KKKS dapat lebih mempercepat digitalisasi pengadaan barang/jasa yang menciptakan proses rantai suplai hulu migas semakin efektif, efisien, akuntabel, dan memberikan manfaat bagi tumbuh kembang kemampuan dalam negeri.
"Melalui e-katalog diharapkan juga akan semakin meningkatkan TKDN industri hulu migas yang saat ini sudah melampaui target pemerintah. Pada 2022, capaian TKDN hulu migas sebesar 64 persen atau sudah melampaui target TKDN pemerintah yang ditetapkan sebesar 50 persen hingga tahun 2024", ujar Rudi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menyampaikan dengan e-katalog diharapkan dapat lebih memudahkan KKKS dalam mencari penyedia barang dan jasa. Kemudahan itu harus terus ditingkatkan, mengingat pada 2023 investasi hulu migas nilainya sangat besar mencapai 15,5 miliar dolar AS atau meningkat 26 persen dibandingkan realisasi investasi hulu migas 2022.
Investasi yang besar tersebut akan membantu meningkatkan industri dalam negeri sehingga memperkuat upaya mendorong penyedia barang/jasa nasional dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
Sementara itu, Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi D. Suryodipuro mengatakan dalam rangka mendukung ketahanan energi nasional dan pembangunan berkelanjutan, kebutuhan energi akan terus meningkat termasuk minyak dan gas.
Sesuai dengan rencana strategis Indonesia Oil & Gas 4.0 (Renstra IOG 4.0), pemerintah telah menetapkan target peningkatan produksi minyak dan gas pada 2030 sebesar 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 miliar kaki kubik gas per hari (BSCFD), peningkatan multiplier effect, dan lingkungan berkelanjutan.
"E-katalog hulu migas merupakan salah satu langkah untuk dapat mendorong peningkatan multiplier effect industri hulu migas yang akan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi penyedia barang/jasa dalam negeri untuk dapat berkiprah menjadi vendor industri hulu migas," kata Hudi
Selain e-katalog, dilaksanakan pula penandatanganan nota kesepahaman centralized integrated vendor database (CIVD) oleh 25 KKKS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!