Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Traktat Laut Lepas, Perjanjian Perlindungan Laut yang Bersejarah

📅 Kamis, 13 Apr 2023, 12:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Traktat Laut Lepas, Perjanjian Perlindungan Laut yang Bersejarah Doc: WWFWhales/Daren Jew
Ket. Paus bongkok bermigrasi di Laut Pasifik.

Nuria Navarro Andres, Universidad Rey Juan Carlos

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mendiskusikan Traktat Laut Lepas (The High Seas Treaty atau BBNJ Treaty/ Biodiversity Beyond National Jurisdiction)] sejak 2006. Tujuannya untuk menjamin perlindungan dan pemanfaatan sumber daya laut berkelanjutan di laut lepas (melebihi 200 mil laut).

Setelah diskusi alot selama 16 tahun, pada 4 Maret silam, negara-negara akhirnya berhasil menyepakati perjanjian ini.

Poin Pokok Perjanjian

Laut memproduksi lebih dari separuh oksigen yang kita hirup. Laut juga menyerap banyak karbon dioksida (CO2) yang terlepas dari dari aktivitas sehingga meredam pemanasan global, menjadi sumber pangan, dan rumah dari begitu banyak makhluk bumi.

Walau begitu, kelestarian laut sangat terancam oleh perubahan iklim, polusi, pengasaman, dan eksploitasi sumber daya besar-besaran. Hanya 3% dari laut bumi ini yang terlindungi.

Traktat Laut Lepas (Traktat BBNJ) adalah langkah perdana untuk menyehatkan laut, meskipun kesepakatan ini tak seluruhnya memenuhi harapan komunitas sains. Setidaknya, Traktat mencerminkan kesepakatan internasional untuk perlindungan biodiversitas laut di luar batas-batas negara.

Traktat ini memuat empat bagian:

1. Kawasan konservasi laut

Negara-negara menyepakati penetapan kawasan perlindungan laut hingga mencakup 30% dari total luas laut dunia pada 2030. Kesepakatan ini dikenal sebagai target 30x30 dan disetujui pada Konferensi Biodiversitas PBB (COP15).

Kesepakatan ini juga mencakup perlindungan ekosistem penting yang saling terhubung untuk menjadi dasar hukum konservasi habitat maupun spesies. Harapannya, target ini juga mampu memulihkan biodiversitas, dan menjaga jasa ekosistem bagi kehidupan manusia seperti air, udara, maupun tanah.

2. Sumber daya genetik perairan

Sumber daya genetika perairan berasal dari gen spesies perairan yang sudah ditemukan atau akan ditemukan. Sumber daya ini memiliki beragam manfaat bagi industri (farmasi, kosmetik, pangan, energi, dan sebagainya) sehingga penting bagi perekonomian.

Salah satu tujuan Traktat Laut Lepas adalah penyetaraan dan pembagian informasi genetik yang adil, berikut manfaatnya, kepada seluruh negara. Poin ini termasuk bahasan yang paling alot dalam Traktat sejak bertahun-tahun lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.