Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akhiri Perseteruan, Qatar-Bahrain Perbaiki Hubungan Diplomatik

📅 Kamis, 13 Apr 2023, 11:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Akhiri Perseteruan, Qatar-Bahrain Perbaiki Hubungan Diplomatik Doc: Atalayar/Bahrain News Agency via Reuters
Ket. Menlu Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani dan Menlu Bahrain Abdullatif bin Rashid Al Zayani menggelar pertemuan di kantor pusat Sekretariat Umum GCC di Riyadh, Arab Saudi pada 7 Februari 2023.

DOHA - Qatar dan Bahrain mengumumkan pada Rabu (12/4) malam, mereka telah sepakat untuk mengakhiri perseteruan diplomatik yang telah berlangsung lama dan membangun kembali hubungan kedua negara.

Bahrain pada 2017 bergabung dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Mesir memberlakukan blokade diplomatik terhadap Qatar. Bahrain negara terakhir yang memperbarui hubungan.

Kesepakatan tentang rekonsiliasi dicapai dalam pembicaraan di markas besar Dewan Kerjasama Teluk di Arab Saudi, kata Kementerian Luar Negeri Qatar.

Kedua negara bertetangga itu "memutuskan untuk memulihkan hubungan diplomatik antara kedua negara sesuai dengan prinsip piagam PBB", kata pernyataan Kemlu.

"Kedua belah pihak menegaskan bahwa langkah ini berasal dari keinginan bersama untuk mengembangkan hubungan bilateral dan meningkatkan persatuan dan integrasi Teluk," tambahnya.

Kementerian Luar Negeri Bahrain merilis pernyataan serupa, kantor berita negara melaporkan.

Arab Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir memberlakukan blokade pada 2017, menuduh Qatar mendukung organisasi ekstremis di wilayah tersebut dan menjadi terlalu dekat dengan Iran.

Keempat negara melarang pesawat dan kapal Qatar menggunakan wilayah udara dan perairan teritorial mereka.

Kesepakatan rekonsiliasi disegel pada Januari 2021. Tiga negara lainnya telah memperbarui hubungan, meskipun UEA dan Qatar belum membuka kembali kedutaan mereka.

Pejabat UEA dan Qatar mengadakan pertemuan rekonsiliasi terbaru mereka minggu lalu. Juru bicara Kemlu Qatar menggambarkannya dengan "suasana positif".

Hubungan antara Qatar dan Bahrain lebih sulit dipulihkan karena masalah pelik termasuk perbatasan maritim mereka.Kedua belah pihak saling menuduh menangkap nelayan secara ilegal dari negara lain.

Rekonsiliasi Qatar-Bahrain terjadi di tengah kesibukan upaya regional menyelesaikan perselisihan.Rival berat Arab Saudi dan Iran setuju untuk melanjutkan hubungan setelah tujuh tahun memutuskan hubungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.