- Home
-
- Luar Negeri
-
- Seoul Sebut Dokumen Inteli...
Seoul Sebut Dokumen Intelijen AS yang Bocor Itu 'Tidak Benar'
Selasa, 11 Apr 2023, 14:27 WIBSEOUL - Seorang pejabat keamanan senior Korea Selatan mengatakan pada Selasa (11/4), informasi yang terkandung dalam dokumen rahasia AS yang konon bocor yang tampaknya didasarkan pada diskusi internal di antara pejabat tinggi Korea Selatan adalah "tidak benar" dan "diubah".
Disiarkan Freshnewsasia, Deputi Penasihat Keamanan Nasional Kim Tae-hyo membuat pernyataan saat berangkat ke Washington menjelang kunjungan kenegaraan Presiden Yoon Suk Yeol ke AS pada 26 April. Ia menekankan bahwa aliansi kedua negara tetap kuat.
Beberapa dokumen yang baru-baru ini diunggah di media sosial yang memberikan gambaran sebagian dari perang di Ukraina selama sebulan, termasuk satu yang memberikan rincian diskusi internal di antara para pejabat Korea Selatan tentang tekanan AS pada Seoul untuk membantu memasok senjata ke Ukraina.
"Kedua negara memiliki penilaian yang sama bahwa banyak informasi yang diungkapkan diubah," kata Kim kepada wartawan, seraya menambahkan laporan tentang Korea Selatan "tidak benar".
Dia tidak merinci bagian mana dari dokumen itu yang tidak benar.
Dokumen tersebut, yang tampaknya tidak memiliki tanggal, menyebutkan bahwa Korea Selatan telah setuju untuk menjual peluru artileri untuk membantu AS mengisi kembali persediaannya, bersikeras bahwa "pengguna akhir" haruslah militer AS.Namun secara internal, pejabat tinggi Korea Selatan khawatir AS akan mengalihkan mereka ke Ukraina.
Korea Selatan mengatakan undang-undangnya melarang memasok senjata ke negara-negara yang terlibat konflik, yang berarti tidak dapat mengirim senjata ke Ukraina.
Laporan AS tampaknya sebagian didasarkan pada signals intelligent, yang menunjukkan bahwa Amerika Serikat telah memata-matai Korea Selatan, salah satu sekutu terpentingnya.
Reuters belum memverifikasi secara independen keaslian dokumen tersebut.Beberapa perkiraan korban medan pertempuran dari Ukraina tampaknya telah diubah untuk meminimalkan kerugian Rusia.
Kim mengatakan pengungkapan terbaru ini tidak akan berdampak pada aliansi Korea Selatan dengan AS.
"AS adalah negara dengan kemampuan intelijen terbaik dunia dan sejak pelantikan (Yoon) kami telah berbagi intelijen di hampir setiap sektor," kata Kim.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengadakan pembicaraan telepon dengan rekannya dari Korea Selatan pada Selasa dan membahas laporan media baru-baru ini tentang kebocoran dokumen rahasia AS, kata Kementerian Pertahanan Korea Selatan.
Selama percakapan telepon, yang berlangsung atas permintaan Austin, kepala Pentagon berjanji untuk berkomunikasi secara dekat dan bekerja sama dengan Korea Selatan dalam masalah ini, kata kementerian itu.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Dorong Substitusi Impor, Kemenperin Pertemukan Industri Produsen dan Pengguna Pati Ubi Kayu
-
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru, Dukung Program Pemerintah Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah
-
OJK: Proses Demutualisasi BEI Masih Tunggu Terbitnya Peraturan Pemerintah
-
Macron Temui Xi di Beijing, Serukan Perdamaian Ukraina dan Perdagangan UE–Tiongkok
-
Bupati: 2.200 Pelajar Kepulauan Seribu Dapat Kacamata Gratis
-
Kronologi Anggota Pasukan Bela Diri Jepang Masuk Tanpa Izin ke Kedubes China
-
Aktivitas Fisik Dan Interaksi bagi Anak di Tengah Pembatasan Media Sosial
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.