Astronom Berbagai Negara Saksikan Gerhana Matahari Hibrida di Papua
Sabtu, 08 Apr 2023, 00:02 WIBBIAK - Papua akan memiliki kegiatan penting pada pekan depan. Sebanyak 100 ilmuwan astronom dari berbagai negara dan daerah di Indonesia akan menyaksikan langsung Festival Gerhana Matahari Hibrida pada 17-20 April 2023 di Kabupaten Biak Numfor, Papua, sebagai fenomena alam langka di dunia.
"Festival Gerhana Matahari Hibrida di Biak merupakan kegiatan menuju Sail Cenderawasih 2023. Ya, untuk dapat dilihat langsung Gerhana Matahari Hibrida kami juga menyediakan 3.000 unit kacamata. Kacamata itu khusus untuk melihat gerhana," kata Kepala Dinas Pariwisata Biak Numfor Onny Dangeubun di Biak, Jumat (7/4).
Onny mengatakan Festival Gerhana Matahari Hibrida adalah gerhana matahari yang memiliki dua jenis gerhana yang berbeda, terjadi secara berurutan dalam fenomena yang sama.
Ia mengakui kejadian peristiwa alam GMT hibrida hanya tampak jelas dilihat di wilayah Kabupaten Biak Numfor dan Pulau Kisar, Maluku.
Disebutkan Onny, fenomena dimulai dengan gerhana matahari annular yang berubah menjadi gerhana matahari total, kemudian kembali menjadi gerhana matahari annular dalam waktu singkat.
Diperkirakan penampakan GMT 2023 akan terjadi pada pukul 12.20 WIT atau 10.20 WIB dan puncaknya pada 13.57 WIT atau 11.57 WIB.
"Papua akan menjadi satu-satunya daratan di Indonesia yang akan dilalui jalur Gerhana Matahari Hibrida 20 April 2023," katanya sebagaimana dikutip Antara.
Gerhana Matahari Hibrida bisa disaksikan di beberapa wilayah terpencil, seperti Pulau Kisar, Pulau Maopora, Pulau Damar, Pulau Watubela, Kampung Antalisa (Fakfak), Randepandai, Roswar, Pulau Num, Wooi, Serui, dan Biak Kota.
"Kegiatan Festival Gerhana Matahari Hibrida di Biak diharapkan banyak mendapat kunjungan wisatawan untuk melihat fenomena alam yang langka langsung dari Pulau Biak," sebut Kadispar Onny Dangeubun.
Rangkaian kegiatan Festival Gerhana Matahari Hibrida bagian kegiatan STC 2023 berlangsung tiga hari di kawasan Pantai Nirmala Beach Biak Mina Jaya akan diawali mengamati langit malam, serta seminar/FGD jembatan budaya sains, jumpa astronom, lomba desain poster gerhana SMP/SMA, pesona kuliner, pameran edukasi sains, music corner, dan menonton langsung Gerhana Matahari hibrida di Pulau Biak.
Redaktur: Redaktur Pelaksana
Penulis: Redaktur Pelaksana
Berita Terkait:
-
OIKN Perkuat Patroli Udara Cegah Karhutla Meluas
-
Pemkot Tangerang Selatan Gencarkan Uji Emisi Gas Buang Kendaraan
-
Dibuka Menguat, IHSG Hari Ini Bergerak Mendatar, Pasar Cermati Sentimen Global dan Domestik
-
Kabar Mengejutkan dari AS, Biaya Visa Kerja H-1B Bisa Tembus Rp1,82 Miliar
-
Letusan Anak Krakatau Masih Ganggu Penerbangan, KAI Daop 8 Kembali Tambah Kereta Eksekutif dan Ekonomi New Generation untuk Perjalanan Surabaya-Jakarta
-
Cuci Gudang Skuad Raksasa! Ini Rekap Transfer Gila-Gilaan La Liga 2026/2027!
-
Bandara SMB II: Sebanyak 18 Penerbangan Batal akibat Erupsi Krakatau
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.