Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Siapkan Masa Depan Lebih Baik, Mensos Arahkan Dua Anak Berkebutuhan Medis Dirujuk ke Sentra Kemensos

📅 Rabu, 05 Apr 2023, 06:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Siapkan Masa Depan Lebih Baik, Mensos Arahkan Dua Anak Berkebutuhan Medis Dirujuk ke Sentra Kemensos Doc: ANTARA/HO-Kemensos
Ket. Penyerahan bantuan Kementerian Sosial untuk anak Khalila penderita bocor jantung di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/4/2023).

Jakarta - Upaya siapkan masa depan lebih baik. Menteri Sosial Tri Rismaharini mengarahkan dua anak berkebutuhan perawatan medis untuk mendapatkan rujukan pelayanan kebutuhannya di Sentra Kementerian Sosial (Kemensos).

Anak pemerlu layanan medis, yakniKhalila Zahra Kamila (7) dan Muhamad Dika (4) telah ditemui Menteri Sosial (Mensos) Risma di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi, Jawa Barat.

Mensos Risma dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Rabu, mendorong orang tua dua anak tersebut mengupayakan kesembuhan anak-anaknya dengan dirujuk ke Sentra Kemensos agar mendapat layanan untuk pengobatan intensif.

"Dia kan (anak-anak) enggak bisa selamanya bergantung dengan bapak-ibu. Bapak-ibu akan menua, suatu saat akan meninggal, enggak bisa kita biarkan dia menderita," kata Mensos Risma di hadapan para orang tua.

"Kalau nanti di sentra dia akan dapat makanan yang baik. Kemudian akan diterapi agar pulih lebih cepat," kata Mensos.

"Tolong sekali lagi, ini demi kepentingan masa depan mereka. Kasihan kan kalau enggak dirawat karena ini butuh terapi khusus," kata dia.

Khalila lahir dengan berat badan 2 kilogram(kg) dan tumbuh seperti anak biasanya. Saat usianya 6 bulan, ia diadiagnosa mengalami VSD (Ventricular Septal Defect ), yaitu adanya kebocoran pada sekat antarventrikel jantung.

??????Saat itu orang tuanya enggan membawa ke rumah sakit karena keterbatasan biaya. Kondisinya mulai memburuk dan dokter mendiagnosa Khalila menderita VSD, Sepsis (komplikasi akibat respon tubuh terhadap infeksi), infeksi saluran kemih dan tengkes atau stunting.

SedangkanDika mengalami kondisi kakinya sangat kecil. Kondisi ini menyebabkan ia belum bisa berjalan walaupun usianya sudah empat tahun.

Kedua orang tuanya hanya bisa pasrah karena tidak punya biaya untuk membawa Dika ke rumah sakit.

Melalui Sentra Galih Pakuan Bogor, keluarga Dika sudah mendapatkan bantuan berupa sembako, akomodasi ke rumah sakit, kursi roda dan mainan anak.

Mensos juga mengatakan orang tua dua anak tersebut bisa tinggal sementara di Sentra Kemensos selama proses perawatan berlangsung. Selain menemani anak, mereka juga bisa mendapatkan pelatihan kewirausahaan dan berjualan di Sentra Kreasi ATENSI dan penghasilannya bisa ditabung.

Khalila dapat menerima bantuan Kemensos melalui Sentra Phalamarta. Adapun bantuan yang diberikan berupa pemenuhan nutrisi, mainan anak, perlengkapan sekolah dan bantuan operasional selama perawatan di rumah sakit.

Bantuan serupa juga diberikan kepada kakak kembar Khalila, yaitu Khalifa.

Keluarga Khalila mendapatkan bantuan senilai Rp15,7 juta dari Kemensos dan Rp29,3 juta hasil donasi kitabisa.com. Sedangkan bantuan yang diberikan kepada Dika dari Kemensos adalah Rp27,9 juta dan hasil donasi kitabisa.com sebesar Rp37,9 juta.

Kemensos telah banyak memfasilitasi perawatan anak-anak dengan terminal illness yang membutuhkan perawatan medis. Sejak 2021 hingga Februari 2023, Kemensos sudah melakukan respon kasus kepada 1.046 anak dimana anak sakit merupakan kasus paling banyak yang ditangani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.