Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PMI Manufaktur Ekspansif Indikasikan Optimisme Pengusaha

📅 Selasa, 04 Apr 2023, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
PMI Manufaktur Ekspansif Indikasikan Optimisme Pengusaha Doc: ANTARA/Muhammad Heriyanto
Ket. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu dalam acara bertajuk “Momentum Konsolidasi Ekonomi & Politik” dipantau di Jakarta, Kamis (15/12/2022).

JAKARTA - Aktivitas industri manufaktur di Indonesia ekspansif pada Maret lalu di tengah ketidakpastian kondisi perekonomian dan keuangan global. Penguatan Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia mengindikasikan optimisme para pelaku usaha.

"Terutama optimisme dalam melihat potensi perekonomian domestik dalam jangka pendek," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (4/4).

Selain itu, kata dia, industri manufaktur yang terus ekspansif ini mencerminkan tetap kuatnya perekonomian Indonesia di tengah perekonomian global yang masih dibayangi oleh tren perlambatan dan ketidakpastian.

Di tengah tekanan ekonomi global, sektor manufaktur Indonesia secara konsisten mengalami ekspansi di sepanjang triwulan I-2023. Indikator PMI Manufaktur nasional menguat kembali ke level 51,9 di bulan Maret 2023 dari bulan Februari 2023 yang sebesar 51,2.

Tingkat permintaan domestik terindikasi terus mengalami peningkatan, sehingga menopang aktivitas produksi manufaktur di tengah permintaan ekspor yang masih relatif tertahan.

Sebaiknya Anda baca juga:

Selain itu, perbaikan distribusi dan logistik juga terus mengalami perbaikan dalam dua bulan terakhir dan mampu mendorong aktivitas produksi di dalam negeri.

Menurut Febrio, Indonesia dan India merupakan dua dari sedikit negara Asia yang mengalami tren peningkatan PMI Manufaktur. PMI India tercatat pada level 56,4 dari sebelumnya 55,3 pada Februari lalu.

Meskipun melambat, Thailand dan Filipina pun masih berada di zona ekspansif, dengan PMI yang masing-masing berada pada level 53,1 dan 52,5.

Sementara itu, Vietnam dengan PMI sebesar 47,7 dan Malaysia sebesar 48,8 mengalami kontraksi, demikian pula dengan Jepang dengan PMI sebesar 49,2 dan Korea sebesar 47,6 yang masih terus berada di zona kontraksi di sepanjang triwulan pertama.

"Perekonomian terbesar di Asia, PMI Tiongkok relatif stagnan di level 50,0," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.