Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gawat Terancam Punah, Ikan Rinuak Jadi Langka di Danau Maninjau Agam Akibat Air Tercemar

📅 Selasa, 04 Apr 2023, 03:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gawat Terancam Punah, Ikan Rinuak Jadi Langka di Danau Maninjau Agam Akibat Air Tercemar Doc: ANTARA/HO
Ket. Ilustrasi - Nelayan di Danau Maninjau Kabupaten Agam sedang membersihkan ikan rinuak hasil tangkapan.

Lubukbasung - Gawat terancam punah. Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menyatakan ikan rinuak (ikan khas daerah itu) menjadi langka di Danau Maninjau karena dalam beberapa bulan inikondisi air danau vulkanik itu tercemar.

"Ikan rinuakmenjadi langka dan sulit ditangkap oleh nelayan di Danau Maninjau. Ini berdasarkanpantauan kami di sekitar danau tersebut," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam, Rosva Deswira di Lubukbasung, Senin.

Ikan rinuakjadi langka mulai akhir 2022 akibat air danau tercemar setelah angin kencang disertai curah hujan tinggi.

Dengan kondisi itu, kadar oksigen berkurang di dalam Danau Maninjau, sehingga ikanmati masal, termasuk ikan rinuak.

"Tidak hanya ikan keramba jaring apung saja yang mati, ikan endemik juga mati, sehingga nelayan kesulitan menangkapnya," katanya.

Menurut dia, ikan rinuakbakal muncul beberapa bulan ke depan danhasil tangkapan nelayan kembali banyak.

Kondisi itu, pernah terjadi pada 2016-2017, sehingga ikan rinuak langka untuk beberapa bulan dan setelah itu muncul lagi.

"Saat ini ikan rinuak berada di aliran sungai di sekitar danau untuk mencari air yang bersih," katanya.

Salah seorang pedagang ikan di Pasar Serikat Lubukbasung Garagahan, Yuliati menambahkan hasil tangkapan ikan rinuak tidak ada lagi, sehingga pedagang tidak mendapatkannya untuk dijual.

"Kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu dan saya tidak pernah mendapatkan ikan rinuak dari nelayan," katanya.

Sebelumnya, ia menjual ikan rinuak dengan harga Rp40 ribu sampai Rp60 ribu per kilogram . Dalam kondisi normal, harga ikan rinuak Rp20 ribu per kilogram.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.