Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Diimbau Rencanakan Mudik Secara Matang

📅 Jumat, 31 Mar 2023, 12:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Diimbau Rencanakan Mudik Secara Matang Doc: ANTARA/Wuryanti Puspitasari
Ket. Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengimbau masyarakat untuk melakukan perencanaan mudik secara matang agar bisa terhindar dari kemacetan dan ketidaknyamanan selama perjalanan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk membuat perencanaan mudik lebaran dan mempersiapkan segala sesuatunya secara matang sejak saat ini, agar bisa terhindar dari kemacetan dan ketidaknyamanan selama di perjalanan," kata Muhadjir Effendy di Jakarta, Jumat (31/3).

Menko PMK juga mengatakan bahwa masyarakat masih perlu menerapkan protokol kesehatan selama perjalanan mudik guna mencegah risiko penularan COVID-19 mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi.

Muhadjir juga mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada edaran khusus yang berkaitan dengan protokol kesehatan COVID-19 selama Ramadhan dan Lebaran.

"Walaupun belum ada edaran khusus yang terkait dengan protokol kesehatan namun kami meminta masyarakat untuk tetap disiplin menaati protokol kesehatan demi menjaga keamanan dan kenyamanan serta mengantisipasi penularan virus COVID-19.

Menko PMK menjelaskan, kendati kondisi pandemi COVID-19 makin terkendali namun hingga saat ini masih ada masyarakat yang terjangkit COVID-19 sehingga masyarakat masih perlu meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian.

"Dengan peran aktif semua pihak, diharapkan mudik tahun ini akan menjadi mudik yang menyenangkan dan juga mengesankan," katanya.

Sementara itu, ahli epidemiologi lapangan dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dr Yudhi Wibowo mengatakan hingga saat ini status pandemi COVID-19 belum dicabut, sehingga masyarakat masih perlu tetap menaati protokol kesehatan, termasuk saat perjalanan mudik.

Penerapan protokol kesehatan, kata dia, masih sangat diperlukan untuk mencegah risiko penularan COVID-19 terutama saat terjadi peningkatan mobilitas masyarakat dan terjadi potensi kerumunan.

"Penggunaan masker masih sangat relevan untuk meningkatkan perlindungan," katanya.

Pengajar di Fakultas Kedokteran Unsoed Purwokerto, Jawa Tengah tersebut menambahkan bahwa edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penerapan protokol kesehatan serta perilaku hidup bersih dan sehat harus terus ditingkatkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.