Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Otomatisasi Menjadi Kunci Keamanan Cloud

📅 Kamis, 30 Mar 2023, 10:15 WIB | Oleh:
Otomatisasi Menjadi Kunci Keamanan Cloud Doc: Istimewa

IBM Security merilis laporan dalam judul "Cost of a Data Breach Report" yang dipublikasikan pada tahun 2020. Melibatkan 524 organisasi korban kebocoran data, dan 3200 narasumber individu dari 17 negara di dunia, riset ini menjadi acuan terdepan industri cybersecurity untuk dikaji para pemegang keputusan strategis perusahaan.

Berdasarkan laporan IBM tersebut, David Linthicum, seorang praktisi di bidang komputasi awan, belakangan ini mengemukakan tanggapannya bahwa 19% kebocoran data disebabkan oleh kesalahan konfigurasi dari sebuah cloud server. Untuk mengantisipasinya, menurut David solusi otomatisasi dinilai mampu mengeleminasi resiko tersebut dengan efisien.

Data dari IBM turut diperkuat oleh para penyedia jasa komputasi awan yang kerap berurusan dengan masalah yang sama setiap harinya. Dalam laporan yang berbeda, Microsoft mempublikasikan Cyber Signals yang merangkum bahwa 80% serangan ransomware berasal dari kegagalan konfigurasi sistem piranti lunak/keras. Ini artinya kelalaian manusia memiliki andil besar dalam semua kejadian kebocoran data.

Sekali lagi, David menyuarakan betapa pentingnya keamanan siber yang terotomatisasi dan hal ini masih relevan di tahun 2023. Menurutnya, otomatisasi dapat menambahkan lapisan proses yang mampu menghindari kegagalan konfigurasi seraya melindungi keaman secara berkelanjutan, yang tidak bisa dilakukan secara efektif dan efisien oleh individu manusia. Serangan seperti ransomware ataupun DDoS (distributed denial of service), seharusnya ditangkal dengan mudah di tingkat otomatisasi ini saja.

Ada dua hal yang bisa menghambat terjadinya proses keamanan siber yang terotomatisasi, yakni pemahaman dan pendanaan. Kurangnya pemahaman menjadi alasan paling utama bagi para pemimpin perusahaan untuk mengalokasikan pendanaan demi meningkatkan sistem keamanan. Para ahli keamanan siber pun kerap kali gagal meyakinkan para pemimpin perusahaan mereka bahwa proses otomatisasi ini mampu menghemat biaya dan layak dipertimbangkan.

Contohnya adalah ketika organisasi terburu-buru bermigrasi ke layanan cloud ketika pandemi dimulai. Banyak perusahaan non-IT nantinya akan menyadari betapa rentannya mengelola hardware dan software di dalam on-premise, lalu mereka dengan terburu-buru mengalokasikan dana untuk segera bermigrasi ke cloud. Namun, hanya sedikit dari mereka yang memahami seluruh implikasi dari strategi migrasi tersebut. Hasilnya, banyak organisasi harus merasakan kesulitan terlebih dahulu sebagai sebuah pembelajaran.

David menekankan bahwa prioritas untuk "mengunci pintu" lebih baik daripada menunggu kemalingan. Maksudnya, lebih baik perusahaan mengalokasikan dana lebih untuk keamanan siber yang terotomatisasi, daripada harus mengalami kebocoran data, publikasi dan citra yang buruk, turunnya harga saham, dan sebagainya.

Otomatisasi dan kurangnya SDM yang mengelola infrastruktur IT kerap menjadi momok bagi para pemilik bisnis yang kurang memiliki skillset di ranah tersebut. Bermitra dengan penyedia jasa layanan komputasi awan seperti Infinyscloud merupakan salah satu solusi yang bisa ditempuh untuk tetap menjaga aset digital sebuah organisasi agar hal-hal tersebut dapat diredam, serta tetap memberdayakan sumber daya IT dengan efektif dan efisien.

Hubungi tim ahli Infinyscloud melalui surel [email protected] untuk berkonsultasi tentang kebutuhan komputasi awan dan hal-hal terkait infrastruktur demi keberlangsungan bisnis Anda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
BPOM dan Kemenpar Dorong Pa...

Ariana Grande Beri Hibah Bantuan Anak-Anak Gaza

47 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Ariana Grande Beri Hibah Ba...
Luar Negeri
Tiongkok Merebut Gelar Supe...
Rona
Bernadya Rilis Album Kedua ...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 6
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 6
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.