Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perusahaan Asuransi Jiwa Inovasi PAYDI

📅 Senin, 27 Mar 2023, 08:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perusahaan Asuransi Jiwa Inovasi PAYDI Doc: Istimewa
Ket. TANTANGAN TERBESAR I Media briefing mengenai Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) di Jakarta, beberapa waktu lalu. Literasi keuangan dan asuransi masyarakat Indonesia masih menjadi tantangan terbesar dalam pemasaran produk asuransi termasuk Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI).

JAKARTA - Literasi keuangan dan asuransi masyarakat Indonesia masih menjadi tantangan terbesar dalam pemasaran produk asuransi termasuk Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) atau unitlink. Karenanya, pelaku industri asuransi jiwa perlu melakukan berbagai inovasi agar produk mereka sesuai kebutuhan nasabah.

Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2022 menyebutkan angka literasi asuransi meningkat 31,72 persen dari 19,4 persen pada 2019. Peningkatan angka literasi tidak dibarengi dengan kenaikan penetrasi asuransi.

Karenanya, Prudential Indonesia menghadirkan inovasi produk melalui penyempurnaan proses yang harus dilalui oleh nasabah atau calon nasabah sebelum membeli PAYDI agar mereka mendapatkan pemahaman menyeluruh dan tentunya perlindungan optimal jangka panjang hingga ke masa depan. Dalam proses terbaru ini, calon nasabah Prudential Indonesia yang berkeinginan untuk membeli PAYDI akan melewati beragam tahapan.

Prudential Indonesia siap memasarkan produk unitlink sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No.5/SEOJK.05/2022 tentang Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI). Sebagai pemimpin di industri asuransi jiwa, Prudential optimistis PAYDI baru yang dihadirkan melalui proses yang inovatif dan disempurnakan mampu memberikan kemudahan bagi nasabah dalam memahami produk.

Komitmen ini memperkuat semangat dalam melayani berbagai kebutuhan perlindungan masyarakat Indonesia untuk semakin #YakinMelangkah dan mewujudkan hidup yang lebih sehat dan sejahtera.

Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen menyatakan proses penyempurnaan produk ini bertujuan agar masyarakat bisa memahami manfaat PAYDI termasuk profil risiko mereka dengan mudah dan juga nyaman, sehingga manfaat yang dapat dirasakan secara optimal sesuai dengan kebutuhan, kemampuan, serta tujuan keuangan mereka. "Inovasi dalam proses penjualan ini, lahir dari pengalaman Prudential Indonesia yang selama lebih dari 27 tahun senantiasa mendengarkan, memahami, dan mewujudkan perlindungan bagi keluarga Indonesia," ujarnya dalam keterangan yang diterima akhir pekan lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

43 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.