Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Les Bleus' Sudah Lupakan Kekalahan di Piala Dunia

📅 Jumat, 24 Mar 2023, 06:22 WIB | Oleh:
“Les Bleus' Sudah Lupakan Kekalahan di Piala Dunia Doc: FRANCK FIFE / AFP
Ket. Persiapan Turnamen UEFA Euro 2024 I Para pemain Prancis menghadiri sesi latihan di Clairefontaine-en-Yvelines, Selasa (21/3) sebagai bagian dari persiapan tim untuk pertandingan kualifikasi turnamen UEFA Euro 2024. Prancis bakal menjamu Belanda di Stade de France untuk pertandingan pembukaan kualifikasi Piala Eropa 2024, Sabtu (25/3) dini hari WIB.

PARIS - Tiga bulan setelah kalah di final Piala Dunia 2022, Prancis bakal menjamu Belanda di Stade de France untuk pertandingan pembukaan kualifikasi Piala Eropa 2024, Sabtu (25/3) dini hari WIB. Dua tim raksasa Eropa itu akan bersaing memperebutkan posisi teratas Grup B, yang juga diisi Yunani, Irlandia, dan Gibraltar.

Prancis memasuki final Piala Dunia 2022 Qatar dengan berusaha menjadi negara ketiga dalam sejarah, setelah Italia dan Brasil, yang memenangkan gelar berturut-turut. Prancis meraih gelar di Russia empat tahun sebelumnya.

Pemenang Sepatu Emas Piala Dunia Qatar 2022, Kylian Mbappe, mencetak hattrick luar biasa dan hanya dua orang yang melakukannya dalam sejarah final Piala Dunia. Yang pertama pemain Jerman Barat, Geoff Hurst, hattrick di final saat mengalahkan Inggris 4-2 tahun 1966

Torehan Mbappe membantu menyelamatkan hasil imbang 3-3 dalam 120 menit. Tapi, Les Bleus akhirnya gagal dalam adu penalti. Argentina menang 4-2 dan menjadi juara untuk pertama kalinya dalam 36 tahun terakhir.

Terlepas dari kekecewaan di final Piala Dunia, pelatih Prancis, Didier Deschamps, telah memperpanjang kontraknya hingga 2026. Dia ditugaskan untuk membangun kembali skuad Prancis, perpaduan wajah-wajah baru dengan bintang-bintang familiar yang dapat terus bersaing di semua lini.

Prancis, peringkat ketiga FIFA di belakang Brasil dan Argentina, belum pernah memenangkan Piala Eropa sejak tahun 2000. Meski demikian, mereka memiliki catatan bagus di babak kualifikasi, hanya kalah sekali dari 19 pertandingan terakhir. Kekalahan dengan skor 0-2 dalam laga tandang melawan Turki Juni 2019 satu-satunya noda di buku catatan mereka selama putaran kualifikasi.

Namun, Les Bleus menderita dua kekalahan kandang dalam tiga pertandingan kompetitif tahun lalu. Prancis kalah dari Denmark dan Kroasia bulan Juni dalam laga UEFA Nations League yang mengecewakan. Mereka finis di posisi ketiga dan menghindari degradasi dari Liga A.

Berupaya bangkit dari kemunduran baru-baru ini, tim asuhan Deschamps akan mengawali perjuangan dengan laga melawan Belanda. Les Bleus memiliki catatan bagus rentetan lima kemenangan dalam enam pertemuan terakhir dengan "D' Oranje".

Belanda asuhan Louis van Gaal dianggap sebagai "kuda hitam" oleh banyak orang menuju Piala Dunia 2022. Tapi mereka mengalami nasib sama seperti Prancis, dikalahkan oleh Argentina di perempat final. Gol Wout Weghorst membuat "D' Oranje" bangkit dari ketinggalan dua gol untuk menyelamatkan hasil imbang 2-2 dalam 90 menit.

Pertandingan sengit akhirnya diputuskan melalui adu penalti, dengan Virgil van Dijk dan Steven Berghuis gagal dan Belanda kalah 4-3. Periode ketiga Van Gaal sebagai pelatih Belanda kini telah berakhir. Ronald Koeman mengambil kendali untuk kedua kalinya setelah dua tahun bertugas antara 2018 dan 2020. Saat itu dia membawa Belanda memenangkan 11 dari 20 pertandingan.

Strategi Menyerang

Koeman, pemain internasional Belanda dengan 78 caps, telah berjanji untuk menerapkan permainan sepak bola menyerang yang menarik. Hal tersebut diungkapnya menyusul kritik dari beberapa media Belanda untuk filosofi pertahanan saat dilatih Van Gaal. Koeman sendiri berharap untuk membangkitkan kembali karir kepelatihannya setelah 14 bulan bertugas di Barcelona yang berakhir Oktober 2021.

"D' Oranje" yang mencatatkan 19 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi, sebelum kekalahan melalui adu penalti dari Argentina, menatap jeda internasional bulan ini setelah serangkaian performa beragam di kualifikasi PIala Eropa. Mereka menang 10 kali, imbang dua kali dan kalah tujuh dari 19 pertandingan terakhir selama periode 12 tahun.

Koeman memenangkan enam dari delapan kualifikasi Piala Eropa dalam periode pertamanya sebagai pelatih Belanda. Pelatih berusia 60 tahun itu membimbing Belanda meraih kemenangan terakhir saat menghadapi Prancis. Gol Georginio Wijnaldum dan Quincy Promes mengamankan kemenangan kandang 2-0 di UEFA Nations League musim 2018-2019.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Seribu Lebih Warga Jakarta Adukan Masalah SPMB

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Seribu Lebih Warga Jakarta ...

Roy Suryo dan Tifa Ditangkap

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Roy Suryo dan Tifa Ditangkap

Kenali Tanda-tanda Migrain Segera Kambuh

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Kenali Tanda-tanda Migrain ...

Cermati Masa Bediding Saat Puncak-puncaknya Musim Kemarau

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Cermati Masa Bediding Saat ...
Megapolitan
Izin Produksi Perfilman di ...
Daerah
Penguatan Nilai Dolar Tak P...
Luar Negeri
JD Vance Tunda Perjalanan k...
  • Kloter Pertama JCH Embarkasi Makassar Diberangkatkan 22 April 2026
    Preview komentar:
    Cara aktivasi qlola IB Token (Soft Token) dilakukan ...
  • Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM
    Preview komentar:
    Tata Cara aktivasi qlola IB Token (Soft Token) ...
    Reaktivasi qlola IB Token (Soft Token) dilakukan melalui ...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.