Jepang Sumbang Alat Militer Tak Mematikan ke Ukraina
📅 Jumat, 24 Mar 2023, 07:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Anadolu Agency
ISTANBUL - Jepang menjanjikan bantuan senilai 30 juta dolar AS kepada Ukraina agar negara itu memperoleh "peralatan [pertahanan] tidak mematikan," lapor lembaga penyiaran publik NHK.
Dilaporkan Anadolu, selama kunjungan mendadak ke Kiev pada Selasa (21/3) lalu, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, dan dia di sana mengumumkan bahwa Tokyo akan menyediakan 30 juta dolar melalui dana perwalian NATO untuk membantu Ukraina memperoleh berbagai barang yang tidak mematikan.
Kishida juga mengutuk Moskow karena perang Rusia di Ukraina telah merusak fondasi tatanan internasional.
Dia berjanji bahwa Jepang akan menyalurkan bantuan senilai 7,1 miliar dolar yang telah dijanjikannya ke Ukraina, dan mengumumkan bantuan hibah baru sebesar USD470 juta di bidang energi dan bidang lainnya.
Presiden Ukraina Zelenskyy memuji dukungan Jepang yang telah memberlakukan sanksi ekonomi terhadap Moskow seperti banyak negara Barat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menggarisbawahi "pentingnya meningkatkan kepemimpinan global untuk melindungi prinsip-prinsip Piagam PBB dan keamanan internasional."
"Perang di Ukraina dan masalah dalam tatanan internasional telah memicu ancaman dan risiko yang belum pernah disaksikan dunia dalam beberapa dekade," kata presiden Ukraina itu, menurut pernyataan dari Kiev.
"Kami bekerja dengan mitra kami untuk mencegah negara di berbagai belahan dunia menderita konsekuensi brutal dari agresi Rusia selama beberapa dekade mendatang, seperti destabilisasi hubungan internasional, kekacauan sosial, dan bahkan memprovokasi kelaparan massal," tambah Zelenskyy.
Sebaiknya Anda baca juga:
???????Kedua pemimpin juga menggarisbawahi pentingnya kesepakatan biji-bijian via Laut Hitam yang ditengahi oleh Turki dan PBB.
Kishida terbang ke Ukraina melalui Polandia dengan jet bisnis pribadi.
Dia terbang ke Rzeszow di tenggara Polandia sekitar tengah malam pada Senin (20/3) dari India, di mana dia mengadakan pertemuan dengan sejawatnya dari India dan mengundangnya ke KTT G-7 di Hiroshima Mei ini.
Zelenskyy juga telah menerima undangan Kishida untuk menghadiri pertemuan tersebut melalui konferensi video.
Zelenskyy mengatakan "paket sanksi baru harus melanjutkan jalan memulihkan keamanan global dan mengurangi potensi teror Rusia. Sanksi harus lebih cepat daripada kemampuan Rusia untuk beradaptasi."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!