Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Impor Bahan Baku TPT Butuh Insentif

📅 Jumat, 24 Mar 2023, 07:56 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Impor Bahan Baku TPT Butuh Insentif Doc: istimewa

JAKARTA - Indonesia berpotensi menjadi pasar utama, basis produksi, dan pusat ekspor industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dan alas kaki dunia. Karena RI dianggap memiliki banyak keunggulan.

Namun, harapan itu sia-sia apabila impor bahan baku tak diberi keringanan oleh pemerintah. Tanpa stimulus itu, harga produk lokal sulit bersaing di pasar sendiri.

Ekonom Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Esther Sri Astuti, mengatakan sulitnya produk TPT RI bersaing di pasar lokal karena harganya terlampau mahal dibanding produk impor.

"Karena itu, impor bahan baku tekstil perlu dipermudah dan diberi subsidi impor seperti benang agar pengusaha tekstil kita bisa produksi produk jadi tekstil lebih murah," tegasnya pada Koran Jakarta, Kamis (23/3), merespons rencana pemerintah menjadikan RI sebagai basis produk TPT global.

Dia menyampaikan keluhan pengusaha selama ini impor baju harganya jauh lebih murah, sementara impor benang mahal. "Jadi, harga baju made in Indonesia gak kompetitif di pasar domestik. Malah dengan baju Made in China yang supermurah," tandas Esther.

Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Ali Murtopo Simbolon, memaparkan Indonesia sendiri berpotensi menjadi pasar utama, basis produksi, dan pusat ekspor industri TPT dan alas kaki dunia dengan memiliki banyak keunggulan.

Indonesia menjadi negara dengan tingkat ekonomi terbesar ke-16 di dunia. Indonesia dinilai berpeluang sangat kecil mengalami resesi. "Kita memiliki pasar domestik yang sangat besar dengan jumlah penduduk mencapai 273 juta, bonus demografi yang meningkat secara signifikan, serta kondisi politik dan ekonomi yang relatif stabil," sebutnya dalam Adidas Global Partner Summit, Selasa (21/3).

Dia melanjutkan, meskipun dihadapkan pada tantangan berat dan ancaman resesi, perekonomian Indonesia mampu tumbuh sebesar 5,31 persen (yoy) pada 2022. Salah satu sektor yang menjadi katalis dalam mendorong kinerja ekonomi nasional yaitu sektor industri TPT dan Alas Kaki.

Pada 2022, kinerja neraca perdagangan TPT mengalami surplus 3,71 miliar dollar AS atau meningkat 3,34 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Sama halnya dengan alas kaki, yang mengalami surplus sebesar 1,03 miliar dollar AS atau meningkat sebesar 41 persen dibandingkan periode sebelumnya. Amerika Serikat (AS) dan Eropa masih menjadi negara tujuan utama ekspor kedua industri ini.

Tambah Investasi

Mewakili Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Ali Murtopo memaparkan dukungan pemerintah melalui berbagai kebijakan sebagai upaya untuk menarik investasi asing dan memperbaiki iklim usaha di Indonesia melalui perjanjian dagang.

Daya saing yang tinggi menjadi kunci tercapainya kinerja ekspor yang optimal. Walaupun demikian, importasi bahan baku menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan.

"Tantangan integrasi rantai pasok sangat penting untuk segera diselesaikan," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.