Depok Konsisten Jaga Inflasi Selama Puasa
📅 Senin, 20 Mar 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Feru Lantara
DEPOK - Masyarakat diminta untuk mengerem dalam mengonsumsi selama puasa agar menjaga inflasi. "Jadi, masyarakat harus menerapkan hidup sederhana selama ramadan," kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Minggu (19/3).
"Dari sisi kewarganegaraan sebagai warga Depok kami ingatkan, tetap hidup sederhana, tidak berfoya-foya dengan makanan. Ini akan berakibat meningkatnya inflasi," kata Mohammad Idris.
Untuk itu Pemerintah Kota akan mengendalikan laju inflasi saat puasa dengan pengendalian stok pangan.
"Ketercukupan stok untuk dikonsumsi warga, masyarakat jangan sampai berduyun-duyun memborong barang dan segala macam. Sebab ini dapat meningkatkan inflasi. Itu yang kami ingatkan," jelas Idris. Jadi, lanjutnya, menyambut ramadan hendaknya masyarakat tidak konsumtif. Sebab sejatinya puasa bukan untuk berhura-hura baik makanan maupun pakaian.
Umat muslim hendaknya berkomitmen meningkatkan iman. "Komitmen pada iman dan berdoa selama puasa, di antaranya menjadi warga negara yang baik di Kota Depok khususnya," demikian Idris.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, mengungkapkan untuk mengukur keberhasilan Depok ada beberapa indicator. Salah satunya, kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Kota Depok berhasil menaikkan IPM mencapai 81,86 persen. Kenaikan IPM berdasarkan aspek kesehatan, pendidikan dan ekonomi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ada juga indicator Gini Ratio yang merupakan pemerataan penghasilan. Lalu angka pengangguran terbuka yang kini mencapai sembilan persen. Lalu angka kemiskinan yang di Depok mencapai 0,25, terendah di Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!