Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPRD Surabaya: Literasi Keagamaan Perkuat Toleransi Dalam Keberagaman

📅 Minggu, 19 Mar 2023, 20:40 WIB | Oleh:
DPRD Surabaya: Literasi Keagamaan Perkuat Toleransi Dalam Keberagaman Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya
Ket. Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti saat menghadiri Semangat Literasi Keagamaan Arek-Arek Suroboyo (Selaras) yang digelar Pemkot Surabaya di rumah ibadah enam Agama, Royal Residence, Wiyung, Surabaya pada Sabtu (18/3/2023).

SURABAYA - Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya ReniAstuti mengatakan literasi keagamaan memperkuat toleransi dalam keberagaman di Kota Pahlawan, Jawa Timur.

"Kami berharap nilai keagamaan yang diyakini anak-anak di Surabaya ini akan mengantarkan pada kesuksesannya di masa depan," kataReni Astuti dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Minggu.

Hal itu juga disampaikan Reni saat menghadiri Semangat Literasi Keagamaan Arek-Arek Suroboyo (Selaras) yang digelar Pemkot Surabaya di rumah ibadah enam agama, Royal Residence, Wiyung, Surabaya pada Sabtu (18/3).

Enam rumah ibadah meliputi Masjid al-Muhajirin, Vihara Buddhayana Royal Residence, Gereja Katolik Kapel Santo Yustinus, Klenteng Konghucu Delapan Kebajikan, Pura Sakti Raden Wijaya, dan GKI Wiyung Royal Residence.

Menurut Reni, kegiatan Selaras ini penting sebagai upaya merawat kebhinnekaan, inklusifitas, dan toleransi sejak dini di Surabaya.

"Hal ini juga sebagai upaya untuk membangun kebersamaan, untuk menghargai perbedaan, dan merasakan kebersamaan di antara anak-anak," katanya.

Tokoh perempuan Kota Surabaya ini memberi pesan agar semangat dan karakter kebaikan yang ada pada diri anak-anak sejak dini kian terjalin harmonis seiring kehidupan sosial bermasyarakat.

"Semoga anak-anak menjadi pribadi yang baik, pribadi yang rukun, bersama-sama menjadikan Surabaya menjadi kota yang terus maju, aman, nyaman, dan damai untuk semuanya," kata dia.

Dalam kegiatan Selaras itu sekaligus juga digelar penyerahan penerima beasiswa penghafal kitab suci kepada sekitar 1.300 pelajar di Surabaya mulai dari mereka yang berada di jenjang TK, SD, hingga SMP.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada saat menyerahkan beasiswa mengatakan Kota Surabaya dalam upaya merebut kemerdekaan negara Indonesia saat bertempur melawan Sekutu dilakukan oleh berbagai lintas agama.

"Berarti anak-anak penghafal kitab suci harus bisa mengajarkan arti-arti yang ada dalam kitab sucinya masing-masing," kata Cak Eri panggilan akrab EriCahyadi.

Menurut dia, pendidikan keagamaan harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak di Kota Pahlawan. Cak Eri pun meminta para orang tua untuk mendidik anak-anaknya dengan berlandaskan ilmu keagamaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

13 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.