Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berpotensi Kembali Tertekan

📅 Rabu, 15 Mar 2023, 08:07 WIB | Oleh:
Berpotensi Kembali Tertekan Doc: Istimewa

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dollar AS berpotensi kembali melemah, hari ini (15/3). Sentimen pergerakan rupiah di pasar uang diperkriakan cenderung mixed.

Chief Analyst DCFX Futures Lukman Leong menilai pelaku pasar mata uang mengantisipasi bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) untuk lebih dovish dan memperlambat kenaikan suku bunga acuannya. Pada saat bersamaan, pelaku pasar modal kembali meninggalkan aset berisiko, termasuk rupiah akibat kejatuhan bank AS, yakni Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank yang masih mendominasi.

Karenanya, Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (15/3), bergerak di kisaran 15.300-15.500 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir perdagangan Selasa (14/3), melemah delapan poin atau 0,06 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.385 rupiah per dollar AS di tengah pasar menantikan data inflasi AS.

"Pasar global juga masih akan menunggu rilis data inflasi AS nanti malam," kata ekonom Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto di Jakarta.

Laporan inflasi utama AS akan dirilis pada Selasa, yang dapat menambah teka-teki bank sentral AS atau The Fed tentang apakah harus tetap pada jalur kenaikan suku bunga untuk menjinakkan tekanan harga yang terus-menerus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Gunung Semeru Erupsi dengan...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.