Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekretaris Panitia Pemungutan Suara Ditemukan Meninggal Dunia Jadi Korban Longsor di Natuna

📅 Minggu, 12 Mar 2023, 15:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekretaris Panitia Pemungutan Suara Ditemukan Meninggal Dunia Jadi Korban Longsor di Natuna Doc: antarafoto
Ket. Jenazah korban longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Kepri.

TANJUNGPINANG - Sekretaris Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Pangkalan, Susan, ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di antara material tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Anggota KPU Kepri Arison di Tanjungpinang, Minggu (12/3), mengatakan penemuan jasad Susan itu sekaligus menambah jumlah penyelenggara pemilu ad hoc di Desa Pangkalan yang menjadi korban dalam bencana tanah longsor.

Beberapa hari lalu, kata dia petugas gabungan penanggulangan bencana di Pulau Serasan juga menemukan jasad anggota petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) Delta Yuharni di antara tumpukan tanah longsor.

Sementara satu anggota PPS Desa Pangkalan lainnya, yang dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah peristiwa tragis itu sampai sekarang belum ditemukan.

"Kami berharap dan mendoakan agar anggota PPS itu dalam kondisi selamat," ucapnya.

Arison menuturkan KPU Natuna mengupayakan agar para korban mendapatkan santunan dari KPU RI. KPU Natuna masih melakukan pengkajian terhadap ketentuan soal pemberian santunan tersebut. Santunan dapat diberikan kepada penyelenggara pemilu yang meninggal dunia saat sedang melaksanakan pekerjaan atau dalam masa tugas.

Menurut dia, Susan dan Delta meninggal dunia saat masih dalam masa tugas sehingga memenuhi prosedur administratif untuk mendapatkan santunan tersebut. Masa tugas PPS berakhir setelah selesai pemilu, sedangkan pantarlih pada 15 Maret 2023.

Pada Pemilu 2019, penyelenggara pemilu yang meninggal dunia saat menjalankan tugas atau dalam masa tugas mendapatkan santunan sebesar Rp36 juta. Santunan itu diberikan kepada ahli waris, istri atau anak penyelenggara pemilu yang meninggal dunia tersebut.

"Kami berharap segera diberikan santunan itu kepada ahli waris karena mereka meninggal dunia dalam masa tugas," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.