Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Maling Nekat di Blitar, Bobol Mesin ATM di Toko Perbelanjaan

📅 Sabtu, 11 Mar 2023, 20:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Maling Nekat di Blitar, Bobol Mesin ATM di Toko Perbelanjaan Doc: Istimewa
Ket. Anggota saat pemeriksaan kasus pembobolan mesin ATM di sebuah toko perbelanjaan di Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Sabtu (11/3/2023).

Blitar - Aparat Kepolisian Resor Blitar mengusut kasus pembobolan mesin ATM di sebuah toko perbelanjaan di Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, dan pencuri yang telah membawa kabur uang di mesin ATM sekitar Rp400 juta.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Blitar AKP Tika Pusvitasari mengemukakan kejadian itu berawal dari laporan karyawan sebuah toko perbelanjaan di Kelurahan/Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Mereka melaporkan kasus perusakan mesin ATM yang ada di dalam toko perbelanjaan.

"Dua karyawan saat itu hendak masuk ke toko dan diketahui mesin ATM BCA yang berada di dalam toko sudah berantakan, yang kelihatannya dirusak. Selanjutnya, mereka menghubungi supervisor dan dilaporkan ke polisi," katanya di Blitar, Sabtu.

Ia mengatakan, polisi yang menerima laporan tersebut langsung ke lokasi melakukan pemeriksaan. Anggota juga langsung olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mencari barang bukti serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan anggota, diketahui pelaku masuk lewat genteng kemudian menjebol asbes di toko swalayan dan merusak mesin ATM.

"Kejadian pembobolan mesin ATM ini dengan cara masuk melalui genteng, menjebol asbes lalu ke lokasi ATM berada. Pelaku menggunakan mesin gerinda dan mengambil uang di ATM," ungkapnya.

Ia menambahkan, dari keterangan yang didapatkan pihak BCA yang mesin ATM-nya dirusak, uang yang berada di dalam mesin ATM sekitar Rp400 juta. Uang itu raib dibawa pencuri.

Selain membawa uang di mesin ATM, pelaku juga membawa sejumlah rokok dengan berbagai merek yang berada di dalam toko senilai Rp3.505.000 serta susu anak senilai Rp500.000.

Pelaku juga diketahui merusakCCTVdi lokasi kejadian. Polisi juga belum mengetahui dengan pasti berapa orang yang terlibat dalam kasus ini. Namun, polisi tetap berupaya mencari bukti lainnya untuk mengungkap kasus tersebut.

Sementara itu, aktivitas di toko perbelanjaan sempat terhenti saat pemeriksaan polisi tersebut. Anggota kemudian memasang garis polisi di mesin ATM sebagai penanda yang tidak berkepentingan dilarang untuk mendekat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

49 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

49 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

49 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.