Vaksin IndoVac Mulai Dipakai untuk 'Booster' Kedua
📅 Kamis, 09 Mar 2023, 00:01 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: Sumber: Covid19.go.id
JAKARTA - Vaksin Covid-19 yang diproduksi di dalam negeri IndoVac sudah dapat digunakan sebagai dosis penguat atau booster kedua untuk masyarakat berusia 18 tahun ke atas. Vaksin itu berlaku bagi sasaran yang mendapatkan vaksin primer AstraZeneca.
"Kemenkes menambah regimen vaksin Covid-19 berupa vaksin IndoVac sebagai booster kedua. Berlaku bagi sasaran yang mendapatkan vaksin primer AstraZeneca," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (8/3).
Seperti dikutip dari Antara, Nadia mengatakan pemberian vaksinasi Covid-19 dosis booster kedua IndoVac, disetujui untuk semua masyarakat umum usia 18 tahun ke atas. Sebelumnya, vaksin IndoVac hanya diberikan pada Lansia, atau masyarakat berusia di atas 60 tahun.
"Vaksin ini telah mendapat Persetujuan Penggunaan dalam Kondisi Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan memperhatikan vaksin yang ada," ujar Nadia.
Penggunaannya pun berdasarkan rekomendasi ITAGI Nomor ITAGI/SR/3/2023 yang terbit per 6 Maret 2023 tentang Update Pemberian Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster IndoVac.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Nadia, vaksin booster kedua IndoVac diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml. Vaksin booster IndoVac ini diberikan dengan interval 6 bulan sejak vaksinasi dosis booster pertama.
Pemberian vaksin dosis booster kedua IndoVac bagi masyarakat umum dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan atau di pos pelayanan vaksinasi Covid-19.
Imunitas Terjaga
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Nadia, booster diperlukan agar imunitas terjaga dan dapat memutus penularan Covid-19. Masalahnya, kasus Covid-19 yang masuk rumah sakit dan kasusnya tergolong sedang dan berat sebagian besar belum di-booster. Begitu pun untuk kasus yang meninggal, sebagian besar belum di-booster.
Sementara itu, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan angka kesembuhan Covid-19 harian bertambah 137 orang pada 8 Maret 2023, hingga pukul 12.00 WIB.
Data Satgas Covid-19 yang diterima di Jakarta melaporkan dengan penambahan angka kesembuhan itu, total kesembuhan Covid-19 sejak Maret 2020 berjumlah 6.573.886 jiwa.
Satgas mencatat penambahan angka kesembuhan Covid-19 terbanyak di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 50 orang, disusul Jawa Tengah 23 orang, Jawa Timur 17 orang, Jawa Barat 14 dan Banten 13 orang.
Sementara itu, tercatat penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 harian mencapai 312 orang. Provinsi yang menjadi penyumbang penambahan kasus terbanyak, yakni DKI Jakarta 152 kasus, Jawa Barat 88 kasus, Banten 26 kasus, dan Jawa Timur 15 kasus.
Adanya penambahan kasus harian itu, total kasus terkonfirmasi positif sejak Maret 2020 berjumlah 6.737.918 orang. Sedangkan penambahan kasus meninggal bertambah tiga orang, masing-masing satu orang dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!