Kemensos Gelar Doa Bersama Antisipasi Bencana

Senin, 06 Mar 2023, 19:22 WIB

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar doa bersama untuk mengantisipasi bencana yang berpotensi terjadi di wilayah-wilayah Indonesia. Doa bersama berlangsung khidmat dan dipimpin para pemuka enam agama di Indonesia.

"Doa ini akan kita niatkan untuk seluruh keselamatan bangsa dan warga di seluruh indonesia. Banyak prediksi akan terjadi bencana besar. Meski belum tentu benar, kita berdoa tidak sampai terjadi," ujar Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, saat membuka Doa Bersama di Jakarta, Senin (6/3).

Ket. Foto: Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini usai membuka Doa Bersama, di Jakarta, Senin (6/3). — Sumber: Muhamad Ma'rup

Risma menyebut, salah satu bencana yang berpotensi terjadi adalah kekeringan. Hal tersebut bisa memicu terjadinya krisis pangan dan berujung pada kelaparan.

Dia meminta agar lahan-lahan kosong di balai dan diklat bisa ditanami bahan pangan seperti ubi, ketela, dan lain sebagainya. Menurutnya, jika waktu panen sudah tiba, warga sekitar balai bisa mengambil secara gratis.

"Mengatasi krisis pangan bukan ranah kami, tapi itu kita lakukan, kita bisa bagikan hasilnya kepada masyarakat gratis," jelasnya.

Risma mengungkapkan, tahun 2023 baru memasuki bulan ketiga namun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah mencatatkan 167 kejadian bencana di Indonesia. Bencana tersebut berakibat signifikan pada hidup mereka yang menjadi korban.

Dia menekankan, pentingnya mengelola dan memanfaatkan potensi sumber daya alam. Selain itu, ia juga para jajaran Kemensos untuk bergotong royong dalam mengatasi segala bentuk bencana dan musibah.

"Ayo tolong menolong, saling membantu satu sama lain. Kalau kita biasa menolong, Tuhan akan mengembalikan, mungkin tidak kepada kita, bisa ke anak cucu kita," katanya.

Risma menjelaskan, penanganan bencana yang dilakukan Kemensos tak hanya sebatas saat terjadi bencana seperti penyaluran bantuan dan layanan dukungan psikososial. Pihaknya juga melakukan asesmen komprehensif untuk menemukan masalah dan kebutuhan.

Diilustrasikan Mensos, ia menemukan seorang anak korban ledakan kilang minyak Balongan Indramayu yang datang ke Jakarta seorang diri. Anak tersebut kemudian menjalani rehabilitasi sosial di Sentra milik Kemensos.

"Hal ini menunjukkan bahwa ada efek yang disebabkan bencana pada masa depan anak. Anak kehilangan orang tuanya, kita harus cek. Bagaimana dengan anak-anak itu untuk masa depannya," tandasnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.