Dokter Bantah David Menderita Diffuse Axonal Injury, Apa Itu?
📅 Senin, 06 Mar 2023, 11:04 WIB | Oleh: SulianaEfek cedera otak mungkin termasuk: masalah memori dan amnesia, penurunan kesadaran diri, kesulitan berpikir, ketidakmampuan untuk merencanakan gerakan motorik, kelumpuhan, daya tahan menurun, tremor, kesulitan berbicara dan memahami ucapan atau afasia, kesulitan untuk membaca dan menulis, kesulitan mengetahui bagaimana melakukan tindakan tertentu yang sangat umum, hingga gangguan kejiwaan.
Meski sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa begitu sel-sel otak hancur atau rusak, sebagian besar tidak dapat beregenerasi, pemulihan setelah cedera otak dapat terjadi terutama pada orang yang lebih muda.
Pasalnya dalam beberapa kasus, area lain di otak menggantikan jaringan yang cedera. Dalam kasus lain, otak belajar untuk mengalihkan informasi dan berfungsi di sekitar area yang rusak.
Namun, pemulihan tidak dapat diprediksi pada saat cedera dan mungkin tidak diketahui selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Setiap cedera otak dan tingkat pemulihannya unik. Pemulihan dari cedera otak yang parah seringkali melibatkan proses perawatan dan rehabilitasi yang berkepanjangan atau seumur hidup.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!