Keberadaan Pemukiman di Sekitar Objek Vital Perlu Dievaluasi
📅 Minggu, 05 Mar 2023, 16:48 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: Istimewa
JAKARTA- Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori menyoroti kebakaran depo bahan bakar minyak (BBM) Pertamina Plumpang Jakarta Utara yang meluas ke pemukiman warga. Dirinya berharap agar kejadian seperti ini tak terulang lagi ke depannya. Keberadaan pemukiman di sekitar lingkungan alat objek harus dievaluasi.
"Perlu untuk mengevaluasi keberadaan bangunan perumahan di lingkungan objek vital yang beresiko tinggi dan berpotensi pada keselamatan penduduk," tegas Defiyan menanggapi banyaknya korban atas kejadian ini di Jakarta, Minggu (5/3).
Dia melanjutkan, yang terpenting saat ini atas musibah tersebut adalah bagaimana membangun kesadaran masyarakat untuk mengantisipasi musibah di masa datang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dukungan publik dan perhatian pemerintah atas keselamatan dan keamanan lingkungan sekitar Depo maupun kilang Pertamina yang masih padat penduduk sangat diharapkan , agar potensi korban jika berulang musibah dapat diminimalisir,"tandasnya
Dia melanjutkan, kebijakan pemerintah juga harus mencerminkan posisi yang tegas terhadap keberadaan rumah penduduk yang masih terlalu dekat jaraknya dengan kegiatan operasional perusahaan atau pabrik berisiko tinggi tersebut diberbagai wilayah lain
Diketahui, pada 3 Maret 2023 sekitar pukul 20.11 wib BUMN Pertamina mengalami Musibah terjadinya kebakaran di wilayah depo bbm pertamina Plumpang Jakarta Utara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dirinya mengapresiasi langkah pemerintah bersama Pertamina yang bertanggung jawab terhadap kecelakaan tersebut dan sigap dalam penanganan musibah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!