Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Elon Musk Sebut Media AS Rasis Gara-gara Komik Dilbert

📅 Senin, 27 Feb 2023, 11:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Elon Musk Sebut Media AS Rasis Gara-gara Komik Dilbert Doc: EPA-EFE
Ket. Miliarder Elon Musk tiba di konferesni ONS di Stavanger, Norwegia, 29 Agustus 2022. Musk menyebut media AS "rasis" setelah beberapa surat kabar Amerika mengumumkan berhenti menerbitkan komik populer Dilbert.

JAKARTA - Miliarder Elon Musk menyebut media AS "rasis" setelah beberapa surat kabar Amerika mengumumkan mereka akan berhenti menerbitkan komik populer yang penciptanya menyebut orang kulit hitam sebagai kelompok pembenci.

Musk, yang memiliki perusahaan mobil listrik Tesla dan jejaring sosial Twitter, mencuit pada Minggu (26/2), menanggapi sebuah artikel tentang kata-kata kasar yang dilontarkan Scott Adams, pencipta komik "Dilbert", sindiran tentang kehidupan kantor.

"Untuk waktu yang * sangat * lama, media AS rasis terhadap orang non-kulit putih, sekarang mereka rasis terhadap orang kulit putih & Asia," tulis Musk di Twitter. Musk telah memulihkan pengguna Twitter yang dilarang karena ujaran kebencian.

"Hal yang sama terjadi dengan perguruan tinggi elit & sekolah menengah di Amerika. Mungkin mereka bisa mencoba untuk tidak rasis."

Di bawah kepemimpinan Musk, Tesla dihantam berbagai tuntutan hukum yang menuduh soal rasisme. Peneliti mengatakan Twitter telah mengalami peningkatan ujaran kebencian.

Adams, seperti Musk, memicu kontroversi dengan pandangannya tentang masalah sosial.

Tetapi sebuah video yang diunggah pada Rabu - di mana Adams menyebut orang kulit hitam sebagai "kelompok pembenci" - terbukti menjadi tantangan terakhir bagi penerbit "Dilbert".

"Itu kelompok kebencian dan saya tidak ingin ada hubungannya dengan mereka," katanya.

"Berdasarkan keadaan saat ini, saran terbaik yang akan saya berikan kepada orang kulit putih adalah menjauh dari orang kulit hitam."

Kata-kata kasarnya dipicu oleh jajak pendapat yang dilakukan baru-baru ini oleh Rasmussen Reports yang berhaluan konservatif. Hasilnya, menurutnya, menunjukkan mayoritas tipis responden kulit hitam setuju dengan pernyataan "Tidak apa-apa menjadi kulit putih."

USA TODAY Network, yang mengoperasikan ratusan surat kabar di seluruh Amerika Serikat, mengatakan pada Jumat bahwa "tidak akan lagi menerbitkan komik Dilbert karena komentar diskriminatif baru-baru ini oleh pembuatnya."

Chris Quinn, editor The Plain Dealer di Cleveland, Ohio, mengatakan, "Bukanlah keputusan yang sulit" bagi surat kabarnya untuk membatalkan komik strip tersebut.

"Kami bukan rumah bagi mereka yang mendukung rasisme," tambah Quinn.

MLive Media Group - yang menjalankan delapan publikasi yang berbasis di Michigan - mengatakan, bahwa pihaknya "tidak mentoleransi rasisme". Grup ini akan membatalkan komik strip Adams karena "kata-kata kasar rasis yang tidak menyesal".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.