Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD Cianjur Lakukan Pendataan Banjir Bandang

📅 Senin, 27 Feb 2023, 19:06 WIB | Oleh:
BPBD Cianjur Lakukan Pendataan Banjir Bandang Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Tenda yang baru dipasang petugas wisata di kawasan berkemah Mandalawangi-Cibodas, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, terbawa banjir bah, Senin (27/2).

CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, masih melakukan pendataan terkait banjir bandang yang melanda kawasan wisata Mandalawangi di area Kebun Raya Cibodas, Senin (27/2), namun dipastikan tidak ada korban jiwa.

Plt Kepala BPBD Cianjur, Dindin saat dihubungi, Senin mengatakan hingga Senin petang, petugas masih melakukan pendataan kerusakan akibat meluapnya air sungai yang membentang dari bawah kaki Gunung Gede-Pangrango ke kawasan Wisata Mandalawangi.

"Tidak ada korban jiwa, namun air bah merusak fasilitas penunjang seperti pondok wisata dan menghanyutkan beberapa buah tenda yang akan digunakan untuk berkemah. Banjir bandang terjadi karena hujan turun deras dengan intensitas lebih dari 12 jam, sehingga sungai meluap," katanya.

Pihaknya ungkap Dindin, sudah meminta pengelola dan pelaku wisata untuk mengimbau wisatawan tidak mendekati pinggiran sungai dan air terjun karena cuaca ekstrem yang sudah terjadi selama beberapa pekan terakhir, sebagai upaya antisipasi jatuhnya korban jiwa.

Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Agus Deni, mengatakan akibat banjir bandang yang melanda kawasan wisata di lingkungan taman nasional tidak menelan korban jiwa, hanya fasilitas penunjang dan beberapa buah tenda terbawa air bah.

"Tenda masih kosong karena baru akan diisi pada petang hari, sehingga tidak ada korban jiwa dalam banjir bandang tersebut, namun banjir juga mengakibatkan jembatan bambu di kawasan berkemah putus terbawa derasnya air sungai," katanya.

Untuk menghindari banjir susulan dan bencana alam lain, pihaknya mengeluarkan imbauan agar pengunjung dan pihak yang akan berkemah di Mandalawngi untuk tidak mendirikan tenda di dekat sungai.

"Untuk menghindari banjir susulan dan kejadian lainnya, seiring masih tingginya curah hujan yang turun, kami melarang pengunjung untuk mendirikan tenda di pinggir sungai," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.