Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hilangkan Politik Identitas Agar Partisipasi Gen Z Naik di Pemilu 2024

📅 Sabtu, 25 Feb 2023, 15:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hilangkan Politik Identitas Agar Partisipasi Gen Z Naik di Pemilu 2024 Doc: antara
Ket. Pemilih pemula mengikuti sosialisasi Pemilu.

JAKARTA - Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Tommy Kurniawan memandang bahwa politik identitas yang berpotensi memecah belah bangsa harus dihilangkan sehingga dapat menarik minat generasi Z untuk berpartisipasi di Pemilu 2024.

"Politik yang identitas, politik pecah belah, dan juga yang tidak bermanfaat yang bikin ill feel generasi Z, saya kira harus dihilangkan. Jadi (seharusnya) bagaimana memperbanyak pemikiran, ide dan juga gagasan untuk membangun bangsa dan negara," kata Tommy saat dihubungi Antara, Sabtu (25/2).

Survei dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang dilakukan pada 2022 menyebutkan bahwa generasi Z dan milenial dengan rentang usia antara 17-39 tahun akan mendominasi Pemilu 2024, mendekati angka 60 persen.

Tommy menilai bahwa generasi Z cenderung memandang sosok yang visioner dan hebat yang akan mengikuti kontestasi Pemilu 2024. Siapapun calon di Pemilu 2024, dia berharap visi-misi serta ide ataupun gagasan untuk membangun Indonesia yang seharusnya dikedepankan.

"Saya kira kalau mereka (generasi Z) tertarik dengan ide dan konsep itu. Apalagi (kalau) related dengan generasi Z, saya yakin pasti mereka akan berpartisipasi karena mereka berkepentingan untuk mengubah nasib dan juga masa depan mereka di kemudian hari," kata dia.

Tommy menilai partisipasi generasi Z dalam bersuara di dunia politik saat ini masih minim. Di sisi lain, kelompok muda ini juga dapat dikatakan masih baru sebagai pemilih. Namun, apabila ada perubahan perilaku dan pola pikir, kelompok generasi ini dapat mendorong Indonesia ke arah yang lebih baik.

Tommy juga berpesan agar generasi Z menjadi pemilih yang cerdas yang dapat dimulai dari senantiasa mengecek rekam jejak calon yang akan berkontestasi di Pemilu 2024, menelaah visi dan gagasan yang ditawarkan, hingga terus mengawal jalannya Pemilu secara bersama-sama dan hindari politik praktis.

"Berharap generasi Z bisa menjadi contoh untuk pemilih-pemilih yang lain agar mereka menghindari yang namanya politik pragmatisme, politik praktis, atau juga money politic," ujar Tommy.

"Saya berharap mereka menjadileaderdi seumurannya bagaimana memilih orang itu berdasarkan apa yang ditawarkan (gagasan) sehingga demokrasi kita bisa lebih dewasa lagi," imbuh dia.

Tommy juga mengingatkan bahwa Indonesia segera memasuki puncak bonus demografi sehingga calon pemimpin di 2024 tentu akan berhubungan dan menentukan masa depan generasi Z. Dia pun mengajak agar generasi Z aktif berpartisipasi dalam pesta demokrasi di Indonesia.

"Jadi kalau kalian (generasi Z) tidak melakukan perubahan sekarang, kapan lagi? Ini saatnya generasi Z harus tampil, harus bisa menjadi generasi yang mengubah bangsa dan negara di masa yang akan datang," pungkas Tommy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.