Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Setuju Banget! Kolaborasi Jadi Kunci Utama Penguatan Kegiatan Pramuka

📅 Jumat, 24 Feb 2023, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Setuju Banget! Kolaborasi Jadi Kunci Utama Penguatan Kegiatan Pramuka Doc: istimewa
Ket. Plt. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK Didik Suhardi.

Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyatakan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam upaya memperkuat kegiatan Pramuka.

"Dalam rangka penguatan kegiatan Pramuka diperlukan koordinasi dan kolaborasi di antara berbagai pemangku kepentingan," kata Plt. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK Didik Suhardi dihubungi di Jakarta, Kamis (23/2).

Gerakan Pramuka, kata Didik, merupakan organisasi pendidikan nonformal yang berperan penting dalam upaya mewujudkan generasi yang berkarakter dan berkualitas.

"Melalui Gerakan Pramuka diharapkan akan mewujudkan generasi yang baik, bertanggung jawab, mampu berperan aktif dalam mengisi pembangunan," katanya.

Agar Gerakan Pramuka dapat berjalan dengan optimal, kata dia, diperlukan peran aktif dari seluruh pemangku kepentingan di tingkat pusat hingga daerah.

"Kemenko PMK memiliki tugas untuk melakukan sinkronisasi, mengendalikan kebijakan, termasuk pengalokasian anggaran. Oleh karena itu, kami mencoba untuk mengkoordinasikan beberapa kegiatan terkait Gerakan Pramuka," katanya.

Kemenko PMK, kata dia, berharap optimalisasi kegiatan Pramuka akan berperan strategis dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

"Kemenko PMK terus mendorong agar kegiatan Pramuka bisa terus menjadi wadah bagi para generasi muda untuk dapat mengaktualisasi diri dan juga berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional," katanya.

Menurut data yang dihimpun Kemenko PMK, pada saat ini penduduk Indonesia didominasi oleh generasi Z dan milenial. Berdasarkan sensus Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, dari 270,2 juta penduduk Indonesia, jumlah generasi Z mencapai 75,49 juta jiwa (27,94 persen). Sementara jumlah generasi milenial mencapai 69,90 juta jiwa (25,87 persen).

Karena itu, kata Didik, berbagai program dan kegiatan yang strategis diperlukan untuk meningkatkan kualitas SDM sebagai generasi penerus bangsa.

"Kemenko PMK menilai bahwa kegiatan Pramuka akan mampu secara efektif mendorong para anggotanya untuk terus berkreasi dan juga berinovasi melalui penanaman nilai-nilai integritas, etos kerja dan gotong royong yang sangat diperlukan bagi generasi muda yang merupakan calon-calon penerus bangsa ini," katanya.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.