Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Melegakan Penilaian Ini, Dubes Ukraina Sebut Media di Indonesia Membantu Melawan Propaganda Rusia

📅 Jumat, 24 Feb 2023, 02:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Melegakan Penilaian Ini, Dubes Ukraina Sebut Media di Indonesia Membantu Melawan Propaganda Rusia Doc: ANTARA/Yashinta Difa
Ket. Dubes Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin menyampaikan sambutan dalam diskusi “Covering War in Ukraine: the View from Indonesian Journalists” yang diselenggarakan Pusat Kebudayaan Kedubes AS @america di Jakarta, Kamis (23/2/2023).

Jakarta - Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin berterima kasih kepada sejumlah media Indonesia yang membantu meluruskan informasi dari berbagai propaganda selama perang Rusia-Ukraina.

Menurut dia, salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapi negaranya selama perang yang sudah berlangsung hampir satu tahun itu adalah propaganda yang dilancarkan Rusia.

"Propaganda ini telah mencemari pikiran dan hati, bukan saja orang-orang di Indonesia tetapi juga di dunia," kata Vasyl dalam diskusi"Covering War in Ukraine: the View from Indonesian Journalists"yang diselenggarakan Pusat Kebudayaan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Kamis.

Sejak Rusia mulai melancarkan operasi militer di Ukraina pada 24 Februari 2022, kata dia, pemerintahnya berupaya memerangi propaganda yang beredar luas termasuk di media sosial.

Namun di Indonesia, Vasyl menemukan para wartawan dan medianya sangat bersahabat dan demokratis.

Bahkan, beberapa media turut mengirimkan reporternya ke Ukraina untuk melaporkan langsung situasi terkini dan dampak serangan Rusia di sejumlah wilayah di Ukraina.

"Ini adalah contoh nyata keberanian. Tidak ada yang bisa menggantikan nyawa, tetapi Anda melakukannya untuk sesuatu yang penting, yang lebih daripada nyawa, yaitu prinsip dan nilai-nilai yang benar," tutur Vasyl.

Untuk itu, kata dia, secara khusus dia menyampaikan apresiasinya kepada media Indonesia yang berdiri bersama Ukraina untuk membela demokrasi, kemanusiaan, dan keadilan.

Dalam acara tersebut dihadirkan tiga jurnalis Indonesia yaitu Teungku Fajri S (TVRI), Kris Mada (Kompas), dan Raymundus Rikang (Tempo) untuk membagikan pengalaman mereka meliput langsung perang dari Ukraina.

Peran para media Indonesia dalam membangkitkan kesadaran publik dan melaporkan apa yang benar-benar terjadi di garis terdepan perang juga dipuji oleh Juru Bicara Kedubes AS di Jakarta Michael Quinlan.

"AS dan komunitas internasional harus bersama-sama mendukung Ukraina dalam upayanya untuk mempertahankan negara, kebebasan, kedaulatan, dan demokrasinya," tutur Quinlan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

59 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.