Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RS Lapangan Indonesia Layani 130 Warga Terdampak Gempa di Turki

📅 Minggu, 19 Feb 2023, 12:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
RS Lapangan Indonesia Layani 130 Warga Terdampak Gempa di Turki Doc: antarafoto
Ket. Relawan dari Indonesia

HATAY - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan Rumah Sakit Lapangan Indonesia melalui Emergency Medical Team (EMT) telah melayani 130 warga lokal terdampak gempa di Kota Hassa, Provinsi Hatay, Turki.

"Sejak beroperasi pada 16 Februari 2023, pukul 18.00 waktu setempat, kami melayani lebih dari seratus pasien yang berdomisili di wilayah Hassa," kata Kepala Pusat Pengendalian Operasi BNPB, Bambang Surya Putra dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (19/2).

Rumah Sakit Lapangan Indonesia memberikan berbagai layanan kepada warga yang ingin berobat. Rumah sakit tersebut didukung oleh dokter spesialis, dokter umum, apoteker, bidan, psikolog, ahli nutrisi, ahli epidemiologis , tenaga medis dan fasilitas EMT tipe 2, di antaranya ruang operasi.

Bambang selaku Ketua Tim Kemanusiaan Indonesia menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan yang Indonesia berikan terdiri atas rawat jalan, rawat inap dan tindakan operasi.

EMT terdiri atas dokter bedah umum, bedah ortopedi, anestesi, pediatri, mata, internis, kebidanan, psikiatri, pengobatan darurat, spesialis anak, dan forensik.

Selain itu, rumah sakit lapangan itu memiliki tenaga untuk penanganan psikososial atau trauma healing kepada warga yang terdampak gempa, sehingga bisa mendapatkan rujukan dari rumah sakit setempat.

Operasional Rumah Sakit Lapangan Indonesia telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Hassa dan Badan Penanggulangan Bencana Turki. EMT bakal mengoperasikan layanan medis di rumah sakit lapangan hingga akhir Februari 2023.

Rumah sakit lapangan memberikan layanan rawat jalan, rawat inap, klinik keliling, pelayanan kesehatan dasar, bedah umum, bedah ortopedi, penyakit dalam, oftalmologi, kesehatan jiwa, psikologi, anestesiologi, pediatri, kebidanan dan ginekologi, radiologi, triase, penanganan gawat darurat, dan resusitasi.

Sedangkan untuk kesehatan masyarakat, EMT melayani surveilans epidemiologi, nutrisi, dan kesehatan lingkungan.

Jumlah pasien yang bisa dilayani oleh Rumah Sakit Lapangan Indonesia berkisar 150 sampai 200 pasien setiap hari, operasi minor sebanyak lima hingga 10 pasien dan operasi besar dua sampai tiga pasien, serta 20 pasien rawat inap.

Pemerintah Indonesia mengirimkan EMT yang berjumlah 119 personel yang didukung dengan peralatan dan perlengkapan medis dan obat-obatan. Selain tim medis, Indonesia juga mengirimkan tim pencari dan penyelamat atau USAR dengan klasifikasi medium di Antakya, serta bantuan logistik lainnya.

Bantuan itu merupakan bentuk solidaritas masyarakat Indonesia kepada masyarakat Turki yang terdampak gempa 7,8 magnitudo pada 6 Februari 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

31 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.