Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB Serukan Bantuan 1 Miliar Dolar AS untuk Bantu Korban Gempa Dahsyat Turki

📅 Sabtu, 18 Feb 2023, 10:45 WIB | Oleh:
PBB Serukan Bantuan 1 Miliar Dolar AS untuk Bantu Korban Gempa Dahsyat Turki Doc: The Guardian/Emilie Madi/Reuters
Ket. Reruntuhan bangunan pascagempa di Hatay, Turki.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan permohonan dana sebesar 1 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp15,2 triliun dari negara-negara anggota untuk membantu korban gempa di Turki dan Suriah. Adapun sejauh ini, upaya penyelamatan masih berlangsung karena jumlah korban tewas di Turki dan Suriah telah mencapai lebih dari 41 ribu pada hari Jumat (17/2).

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa dana tersebut akan memberikan bantuan kemanusiaan selama tiga bulan kepada 5,2 juta orang.

"Uang itu akan "memungkinkan organisasi bantuan untuk meningkatkan dukungan vital dengan cepat," termasuk di bidang ketahanan pangan, perlindungan, pendidikan, air dan tempat tinggal," kata Guterres, dikutip dari DW, Jumat (17/2).

"Kebutuhannya sangat besar, orang-orang menderita dan tidak ada waktu untuk disia-siakan. Saya mendesak masyarakat internasional untuk meningkatkan dan mendanai sepenuhnya upaya kritis ini sebagai tanggapan atas salah satu bencana alam terbesar di zaman kita," lanjutnya.

Awal pekan ini, PBB meminta 400 juta dolar AS untuk membantu para penyintas Suriah melintasi perbatasan.

Sementara itu, Juru bicara PBB Stephane Dujarric ditanya mengapa seruan untuk Turki 2,5 kali lebih banyak daripada permintaan untuk Suriah untuk membantu jumlah orang yang sama. Ia menyebut sebagian alasannya bahwa "sudah ada komunitas kemanusiaan yang mapan yang telah bekerja di Suriah dan sebelum gempa ada permohonan kemanusiaan pada tahun 2023senilai 4,8 miliar dolar AS.

"Jadi sudah ada dana kemanusiaan yang ada untuk Suriah, yang tidak ada untuk Turki," ucapnya.

Guterres mengatakan dalam pernyataannya bahwa Turki adalah rumah bagi jumlah pengungsi terbesar di dunia, dan negara itu telah menunjukkan "kemurahan hati yang besar kepada tetangganya di Suriah selama bertahun-tahun."

"Sekarang adalah waktunya bagi dunia untuk mendukung rakyat Turki - sama seperti mereka berdiri dalam solidaritas dengan orang lain yang mencari bantuan," ujarnya.

Sementara itu pada hari Jumat, pejabat dan petugas medis melaporkan bahwa 38.044 orang tewas di Turki dan 3.688 di Suriah akibat gempa 6 Februari, sehingga total korban tewas menjadi 41.732.

Turki telah menangguhkan operasi penyelamatan di beberapa daerah, dan pemerintah Suriah telah melakukan hal yang sama di daerah-daerah yang berada di bawah kendalinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.