Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Otoritas IKN Siapkan Tempat Khusus Bagi Orangutan

📅 Kamis, 16 Feb 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Otoritas IKN Siapkan Tempat Khusus Bagi Orangutan Doc: ANTARA/BAGUS PURWA
Ket. Kawasan Titik Nol Nusantara

SEPAKU - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara tetap memperhatikan kelestarian lingkungan hidup, termasuk di antaranya kelangsungan hidup dan kesejahteraan satwa. Sehubungan dengan hal itu, Otorita IKN menjalin kerja sama dengan Yayasan Arsari untuk melindungi orang utan, yakni dengan cara mengembangkan Pusat Suaka Orangutan (PSO) di Pulau Kalawasan, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

"Tujuan dari pengembangan PSO ini adalah untuk menyediakan tempat perlindungan orang utan jantan dewasa dengan memberikan fasilitas dan pengelolaan yang memenuhi prinsip kesejahteraan satwa," ujar Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, di Sepaku, Rabu (15/2).

Kesejahteraan satwa terutama bagi orang utan yang telah ditetapkan tidak dapat dilepasliarkan ke habitat alaminya karena alasan tertentu, sehingga satwa tersebut perlu mendapat tempat dan penanganan sendiri.

Pengembangan PSO di Pulau Kalawasan diharapkan menjadikan IKN sebagai pusat pemerintahan negara yang sangat memperhatikan lingkungan. Apalagi, orang utan merupakan salah satu spesies endemik Indonesia yang perlu dijaga dan dilestarikan.

Meskipun diakui bahwa kawasan IKN bukanlah habitat alami dari orang utan, namun pihaknya tetap berkomitmen untuk mendukung perlindungan bagi orang utan untuk menjaga dari kepunahan.

Bambang menambahkan, komitmen bersama antara Otorita IKN dan Yayasan Arsari tidak hanya dalam pengembangan PSO, tapi juga dalam mewujudkan IKN forest city, sebagai model pembangunan kota yang berkonsentrasi pada carbon neutral city, biodiversity, dan SDGs.

Otorita IKN, lanjutnya, selalu membuka diri untuk bekerja sama dengan lembaga pemerhati lingkungan, baik yang berskala internasional maupun nasional, dalam rangka bersama-sama menjaga lingkungan di wilayah IKN dan sekitarnya.

IKN Nusantara yang dibangun dengan konsep forest city merupakan langkah Indonesia dalam melakukan mitigasi perubahan iklim, sehingga sebesar 65 persen wilayah IKN akan menjadi hutan tropis melalui reforestasi, sebesar 10 persen menjadi area taman dan produksi pangan, kemudian 25 persen untuk area kota.

Ketika mengunjungi PSO di Pulau Kalawasan pada Jumat (10/2), Bambang juga mengatakan bahwa salah satu tujuannya, IKN akan menjadi carbon neutral city pada 2045, sehingga kerja sama ini merupakan salah satu upaya mendukung ke arah tersebut.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Yayasan Arsari, Catrini Pratihari Kubontubuh, mengatakan kerja sama dengan Otorita IKN dalam pengembangan PSO di Pulau Kalawasan akan bermanfaat bagi keberadaan orang utan yang merupakan kekayaan hayati Indonesia.

"Hal ini tentu akan menguatkan komitmen IKN sebagai forest city. PSO yang berjarak sekitar 10 km dari Titik Nol Nusantara ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban berupa biaya dan risiko fisik dari keberadaan orang utan jantan dewasa di berbagai pusat rehabilitasi atau reintroduksi orang utan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.