Potensi Dahsyat Layanan Digital Jasa Keuangan Pos Indonesia
📅 Jumat, 10 Feb 2023, 00:00 WIB | Oleh: Tim PenulisPada kesempatan yang lain, Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia (Persero), Haris, menambahkan bahwa saat ini Pos Indonesia sudah bertransformasi digital dengan layanan jasa keuangan serupa perbankan.
"Pos sudah sama seperti perbankan. Kita punya rekening giro. Dana itu realtime masuk ke penerima, kita buatkan rekening. Uangnya bisa diambil oleh penerima, sama seperti perbankan. Keistimewaan Pos itu bisa mengantarkan (langsung) ke penerima. (Jadi) Kita sudah digital," kata Haris.
Onno juga menyoroti Pos Indonesia yang sudah menjalankan fungsi perbankan. "Secara hukum udah sah, rekening giro secara hukum sudah sah, secara aplikasi sudah ada ya di ini.
Tinggal kita sosialisasi bahwa cukup punya rekening giro, karena kita punya masalah dengan bank kita. hal ini kan bank kita enggak bisa mengembangkan orang yang di desa terutama kesulitan (mengakses bank), sementara giro ini sudah sampai desa-desa, ya udah sebenarnya Pos menang-menang kemana-mana sih, sebenarnya gimana caranya giro ini jadi salah satu lampu transaksi keuangan," kata Onno.
Sebaiknya Anda baca juga:
Onno juga menyitir kerja Pos Indonesia khususnya ketika melakukan penyaluran bantuan sosial tunai secara door to door.
"Jujur kalau sampai geotagging kemarin bantuin teman-teman statistik ini buat data entry, jadi statistik caranya adalah dia nyebarin kuesioner kertas supaya cepat udah gitu data entry lagi masukin komputer di tempat kita (dashboard Pos), bayangin kalau Pos semuanya sudah elektronik, udah geotagging segala macam. Ini sudah kalah sih sebenarnya (data lembaga/badan survey) dari situ sebenarnya.
Kalau kita butuh data udah enak banget ini. Presiden butuh data banget soalnya, presiden (lewat) menteri kan butuh data programnya seperti apa, target sasaran programnya, ke daerah mana saja kira-kira, berapa persen rakyat kita yang di bawah kemiskinan, Nah ini kan Pos punya data itu. Dahsyat, kemampuannya (Pos Indonesia) bukan main," pungkas Onno.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!