Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Singapura Gantikan Rusia Sebagai Tuan Rumah Kejuaraan Akuatik Dunia

📅 Kamis, 09 Feb 2023, 23:37 WIB | Oleh:
Singapura Gantikan Rusia Sebagai Tuan Rumah Kejuaraan Akuatik Dunia Doc: ANTARA/AFP/Ed JONES
Ket. Perenang Swiss, Vivenne Koch bersaing di kelas "solo free artistic" pada Kejuaraan Dunia Renang FINA 2019 ke-18 di Yeomju Gymnasium di Gwangju, China (15/7/2019).

Jakarta - Singapura akan menjadi tuan rumah kejuaraan akuatik dunia 2025, menggantikan kota Kazan di Rusia, demikian federasi renang internasional pada Kamis.

Oleh karena itu, Singapura akan menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang menjadi arena kejuaraan akuatik dunia yang melombakan renang, loncat indah, renang perairan terbuka, renang indah dan polo air.

Tanggal penyelenggaraan kejuaraan dunia 2025 belum dikonfirmasi.

"World Aquatics sangat senang bahwa penyelenggaraan ajang utama kami pada 2025 berada di tangan yang tepat, terima kasih atas tim yang ada di Singapura," kata presiden World Aquatics Husain Al-Mussalam dalam laman resmi federasi.

"Singapura memiliki semua yang kami harapkan untuk berbagi dengan para atlet kami: fasilitas kelas dunia, pengalaman yang terbukti dalam menyelenggarakan acara dengan kualitas terbaik, dan pendekatan komprehensif untuk olahraga air yang dimulai dari tingkat elit hingga masyarakat.

Dengan dipilihnya Singapura, maka Asia menjadi tuan rumah tiga kejuaraan akuatik dunia secara beruntun, mulai dari Fukuoka, Jepang pada tahun ini dan diikuti Doha, Qatar pada tahun depan.

World Aquatics, yang dulu bernama FINA, membatalkan kejuaraan renang junior dunia dari Kazan pada tahun lalu dan menyatakan pihaknya tidak akan menggelar kejuaraan di Rusia apabila krisis invasi Moskow ke Ukraina terus berlanjut.

Invasi Rusia ke Ukraina telah berdampak luas di dalam dunia olahraga, seperti misalnya final Liga Champions yang harus dipindahkan ke Prancis pada tahun lalu serta pembatalan Grand Prix Formula 1 di Rusia.

Komite Olimpiade Internasional juga mengharuskan para atlet Rusia dan Belarus berkompetisi di kancah internasional menggunakan bendera netral. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

19 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.