Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Ekstrem, Harga Ikan Segar di Natuna Naik Dua Kali Lipat

📅 Senin, 06 Feb 2023, 08:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Ekstrem, Harga Ikan Segar di Natuna Naik Dua Kali Lipat Doc: ANTARA/Cherman
Ket. Pedagang ikan di Pasar Ranai, Natuna, Kepri, Minggu (5/2/2023).

NATUNA - Harga ikan segar di Pasar Ranai, Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp25 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram akibat cuaca ekstrem.

"Sudah dari dulu seperti itu, kalau pas musim utara, pasti ikan akan mahal. Nanti kalau musim utara sudah lewat, harga ikan pasti akan turun lagi ke harga normal," kata Sarman, pedagang di Pasar Ikan Ranai, Natuna, Minggu (5/2).

Terpantau semua jenis ikan mengalami kenaikan harga, seperti jenisikan karang, yang biasanya hanya dijual dengan harga Rp25 ribu per kilogram, naik menjadi Rp40 ribu.

Sedangkan untuk ikan pelagis jenis tuna harga normal Rp15 ribu sampai dengan Rp20 ribu per kilogram, kini mencapai Rp30 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.

"Bahkan untuk ikan jenis mayuk, tembus di harga Rp50 ribu per kilogram," ujarnya lagi.

Menurut Sarman, cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung hingga Maret, dan harga ikan akan diperkirakan kembali normal tergantung kesiapan serta jumlah nelayan yang melaut.

"Gelombang tinggi dan angin kencang, membuat sebagian besar nelayan tidak melaut, dengan alasan risiko terlalu tinggi," katanya lagi.

Meskipun harga ikan naik hingga dua kali lipat, namun menurutnya, penjualan ikan berjalan normal dan tetap ada pembeli setiap harinya, hanya saja pasokan serta jenis ikan yang berkurang.

"Masya Allah, mahalnyaharga ikan," kata Dela (31) saat membeli ikan di Pasar Ranai.

Menurutnya, harga ikan tersebut membuat dirinya harus mengeluarkan uang belanja lebih besar dibandingkan hari-hari sebelumnya.

"Sebab jika tidak ada ikan sebagai lauk, nafsu makannya berkurang, tau sendirilah kita orang Natuna ini, kalau makan tak ada ikan rasanya tak kenyang, memang sudah kebiasaan makan harus ada ikan. Jadi mau tak maulah harus keluar uang belanja lebih," kata Dela.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.