Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banjir Bandang Terjang Tiga Desa, 250 Ha Sawah Terendam, Puluhan Ternak Hanyut

📅 Sabtu, 04 Feb 2023, 12:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Bandang Terjang Tiga Desa, 250 Ha Sawah Terendam, Puluhan Ternak Hanyut Doc: ANTARA/Humas Polres Sumbawa
Ket. Sawah milik warga di Kabupaten Sumbawa, NTB terendam banjir, Jumat (3/2).

LOMBOK TENGAH - Hujan lebat yang menyebabkan sungai meluap disertai banjir menerjang tiga Desa di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengakibatkan ratusan hektare sawah warga tergenang banjir bandang.

"Sebanyak 250 hektare sawah warga terendam banjir setinggi 30 cm hingga satu meter," kata Kasi Humas Polres Sumbawa AKP Sumardi di Mataram, Sabtu (4/2).

Banjir bandang yang diakibatkan hujan lebat tersebut juga mengakibatkan 22 ekor ternak kambing dan dua ekor sapi hanyut terseret banjir bandang serta sejumlah kandang ternak rusak.

"Puluhan kuintal pupuk dan gabah milik warga juga terkena banjir," katanya.

Sebelumnya hujan lebat dengan intensitas tinggi mengakibatkan puluhan rumah warga di tiga desa di Kabupaten Sumbawa terendam banjir bandang, Jumat (3/2).

"Bencana alam banjir itu terjadinya di tiga desa yakni Desa Usar, Desa Sempayung dan Desa Plampang, Kecamatan Plampang," kata Kasi Humas Polres Sumbawa, AKP Sumardi.

Ia mengatakan banjir bandang yang menerjang rumah warga tersebut akibat hujan lebat yang terjadi sejak siang hingga sore dan menyebabkan air sungai di Desa Usar, Desa Sempayung dan di Dusun Sejari, Dusun Karya Mulya serta Dusun Karya Jaya Desa Plampang meluap masuk ke rumah warga.

"Tidak ada korban jiwa, ketinggian air mencapai satumeter," katanya.

Berdasarkan laporan sementara, banjir tersebut mengakibatkan empat unit rumah rusak berat dan 13 rumah terendam serta puluhan ternak hanyut di Dusun Sejari. Kemudian di Dusun Karya Mulya sebanyak 17 rumah terendam dan di Dusun Karya Jaya sebanyak 38 rumah warga terendam banjir.

Selain itu di Desa Usar sebanyak delapanrumah warga dan di Desa Sempayung sebanyak 12 unit rumah warga terendam banjir.

"Selain itu sejumlah barang berharga milik warga juga ikut terendam banjir," katanya.

Ia mengatakan untuk sementara waktu warga yang terdampak banjir telah diarahkan mengungsi ke rumah keluarga yang tidak terdampak.

"Anggota masih disiagakan bersama Tim BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) ?????untuk membantu warga yang terkena dampak bencana alam. Kondisi air telah mulai surut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Disperindag: Harga Komodita...

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Purwokerto Mulai Naik

32 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Sejumlah Kebutuhan Po...
Daerah
Pemprov Jawa Tengah Perluas...
Ekonomi
Menkeu Purbaya Pastikan Tak...
Nasional
Kejati Sumbar Bantah Tuding...
DPR Usul Agar Pemerintah Susun Standar Nasional Pengasuhan di Pesantren untuk Cegah Kekerasan

DPR Usul Agar Pemerintah Susun Standar Nasional Pengasuhan di Pesantren untuk Cegah Kekerasan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.