Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UI Berkomitmen Jadi Institusi Pendidikan yang Inovatif dan Unggul

📅 Jumat, 03 Feb 2023, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
UI Berkomitmen Jadi Institusi Pendidikan yang Inovatif dan Unggul Doc: ANTARA/Humas UI
Ket. Rektor Universitas Indonesia (UI), Prof. Ari Kuncoro.

DEPOK - Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof Ari Kuncoro mengatakan bahwa UI terus berkomitmen untuk menjadi institusi pendidikan tinggi yang inovatif, mandiri, inklusif, bermartabat, serta unggul, di level Asia Tenggara dan dunia.

"UI terus bergerak untuk mengedepankan kolaborasi dengan pemerintah dan para mitra industri untuk kemajuan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi, yang berdampak bagi masyarakat," kata Ari Kuncoro di UI Depok, Jawa Barat, Jumat (3/2) .

Saat ini, kata Ari, produk inovasi UI telah mencakup bidang pangan, kesehatan, rekayasa keteknikan, bisnis, teknologi informasi dan komunikasi, serta keamanan. Produk-produk ini merupakan hasil kolaborasi multidisipliner antara fakultas dan industri.

"Selaku pribadi dan pimpinan Universitas Indonesia, saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang telah berupaya memajukan pendidikan di Universitas Indonesia," katanya.

Kedepannya, lanjut dia, UI berkomitmen untuk mendukung strategi inovasi teknologi yang diusung oleh pemerintah dalam upaya meningkatkan resiliensi kesehatan.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Prof dr Dante Saksono Harbuwono mengatakan untuk mempercepat lahirnya inovasi teknologi digital, universitas perlu memperluas kerja sama mitra dengan start up, donor, industri alat kesehatan, fasilitas kesehatan, dan komunitas.

Ia mengatakan saat ini bahwa pada inovasi obat dan alat kesehatan (alkes), pemerintah mendorong seluruh pihak untuk berfokus pada produksi vaksin, obat, dan alat kesehatan berteknologi tinggi dengan produksi lokal.

Dalam dua tahun terakhir, kata dia, Indonesia telah berhasil memproduksi 7 dari 14 jenis vaksin antigen dan TBC, memproduksi 6 dari 10 bahan baku obat yang paling banyak dikonsumsi, serta meningkatkan belanja 16 dari 19 alkes terbesar produksi dalam negeri.

"Kami memetakan obat, vaksin, dan alkes yang telah dan sedang dikembangkan untuk menjadi referensi prioritas riset bagi universitas," katanya.

Menurut dia, UI merupakan salah satu yang fokus untuk itu dan beberapa produk telah dihasilkan, seperti alat deteksi, obat, atau alat kesehatan yang terus berjalan. Adapun obat yang telah dikembangkan, yaitu Trastuzumab, HyFC EPO, Albumin (derivat plasma), IVIg (derivat plasma), FVIII (derivat plasma), dan Adalimumab.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Angka Kelahiran Sri Lanka T...

Piala Dunia, Babak Pertama Semifinal, Spanyol Unggul 1-0

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Babak Pertama ...

UE Segera Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Russia

51 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
UE Segera Jatuhkan Sanksi B...
Luar Negeri
Yaman Gelar Unjuk Rasa Besa...
Olahraga
Piala Dunia, Menit 20 Spany...
Luar Negeri
Dubai Bangun Pelabuhan Baru...
Harga Khusus BBM Nelayan Ditetapkan Pemerintah

Harga Khusus BBM Nelayan Ditetapkan Pemerintah

15 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.