Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Danu Kerti Buleleng Bali

📅 Kamis, 02 Feb 2023, 11:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Danu Kerti Buleleng Bali Doc: ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga
Ket. Tangkap layar - Presiden Joko Widodo saat meresmikan Bendungan Danu Kerti di Buleleng, Bali, Kamis (2/2/2023).

JAKARTA - Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Danu Kerti Buleleng, Bali, Kamis (2/2), yang dibangun sejak 2018 dengan anggaran Rp820 miliar.

"Bendungan Danu Kerti ini dibangun sejak 2018 dan hari ini akan segera kita resmikan. Anggaran yang dikeluarkan untuk membangun bendungan ini adalah sebesar Rp820 miliar, uang yang banyak sekali," ujar Jokowi dalam sambutannya yang disaksikan secara virtual dari Jakarta, Kamis (2/2).

Dia menyampaikan kapasitas tampung bendungan sebesar 5,1 juta meter kubikdengan luas genangan kurang lebih 29,8 hektare dan akan mengairi sawah seluas 588 hektare.

"Jadi bendungan ini dipakai untuk irigasi sawah. Yang kedua untuk mengurangi banjir," jelas Presiden.

Dalam acara yang dihadiri sedikitnya 800 murid SD, SMP, dan SMK di Bali itu, Presiden sempat memberikan kuis berhadiah sepeda kepada para pelajar.

Presiden mengajukan satu pertanyaan, yaitu fungsi bendunganyang dijawab dengan baik oleh tiga siswa dan siswi yang terpilih untuk maju ke podium bersama Presiden.

Para siswa dan siswi yang maju berhasil menjawab fungsi bendungan, antara lain, untuk mengelola air, mencegah banjir, tempat penampungan air, pariwisata, dan pembangkit listrik.

Presiden memberikan hadiah sepeda kepada ketiga siswa dan siswi tersebut.

Selanjutnya Presiden langsung meresmikan bendungan tersebutyang sekaligus diikuti dengan peresmian penataan Kawasan Mangrove Tahura, Ngurah Rai Bali.

"Dengan ini Bendungan Danu Kerti dan penataan Kawasan Mangrove Tahura, Ngurah Rai di Provinsi Bali saya nyatakan diresmikan," kata Presiden.

Acara peresmian dilakukan dengan penekanan layar sentuh dan penandatanganan prasasti.

Gubernur Bali I Wayan Koster dalam laporannya mengatakan bahwa dalam proyek awal nama bendungan itu adalah Bendungan Tamblang. Namun, ia memohon kepada Presiden agar berkenan meresmikan bendungan dengan nama kearifan lokal, yakni Bendungan Danu Kerti Buleleng.

"Kami mohon Bapak Presiden berkenan meresmikan bendungan ini. Semula dalam proyek dinamakan Bendungan Tamblang, kami mohon menggunakan kearifan lokal, berkenan Bapak nama yang kami usulkan adalah Bendungan Danu Kerti Buleleng," kata Koster.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.