Korban Tewas Bom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Meningkat jadi 74 Orang

Selasa, 31 Jan 2023, 12:20 WIB

Korban tewas dalam insiden bom bunuh diri di sebuah masjid di Kota Peshawar, barat laut Pakistan pada Senin (30/1) melonjak menjadi 74 dan melukai lebih dari 150 orang.

Meski pihak kepolisian belum bisa mengidentifikasi pelaku serangan tersebut, Seorang komandan Taliban Pakistan, yang juga dikenal sebagai Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), Sarbakaf Mohmand mengaku bertanggung jawab atas serangan itu melalui unggahan di Twitter.

Ket. Foto: Petugas keamanan berkumpul untuk salat jenazah petugas polisi, yang tewas dalam serangan bom bunuh diri di dalam sebuah masjid, di Peshawar, Pakistan, Senin (30/1) . — Sumber: Departemen Kepolisian Pakistan via AP

Namun beberapa jam berselang, juru bicara TTP Mohammad Khurasani mengatakan bahwa TTP tidak akan menyasar masjid, seminari, dan tempat-tempat keagamaan lainnya. Ia pun menegaskan bahwa mereka yang mengambil bagian dalam serangan terhadap tempat keagamaan akan menghadapi tindakan hukuman di bawah kebijakan TTP.

Meski begitu, Khurasani tidak membahas mengapa seorang komandan TTP mengaku bertanggung jawab atas pengeboman tersebut.

Sementara Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif, bersumpah akan menindak tegas terhadap mereka yang berada di balik pengeboman. Sharif sendiri telah mengunjungi korban luka di Peshawar untuk menyampaikan belasungkawa.

"Skala besar dari tragedi kemanusiaan tidak terbayangkan. Ini tidak kurang dari serangan terhadap Pakistan," cuit Sharif, seperti dikutip dari Associated Press.

Melansir AP, Pakistan yang sebagian besar populasinya merupakan muslim Sunni telah mengalami lonjakan serangan militan sejak November lalu ketika pihak TTP memutuskan mengakhiri gencatan senjata mereka dengan pasukan pemerintah.

Awal bulan ini, Taliban Pakistan mengklaim salah satu anggotanya menembak dan membunuh dua petugas intelijen, termasuk direktur sayap kontraterorisme dari agen mata-mata Inter-Services Intelligence yang berbasis militer di negara itu.

TTP yang masih sekutu dekat Taliban Afghanistan itu telah mengobarkan pemberontakan di Pakistan dalam 15 tahun terakhir. Mereka menuntut penegakan hukum Islam yang lebih ketat, pembebasan anggotanya dalam tahanan pemerintah dan pengurangan kehadiran militer Pakistan di wilayah provinsi Khyber Pakhtunkhwa yang telah lama digunakan sebagai basis TTP.

Serangan hari Senin (30/1) terjadi di sebuah masjid Sunni di dalam fasilitas polisi merupakan serangan paling mematikan terhadap pasukan keamanan dalam beberapa tahun terakhir.

Lebih dari 300 jemaah sedang salat di masjid, ketika pelaku bom meledakkan rompi peledaknya. Banyak dari korban serangan itu merupakan anggota kepolisian yang terluka ketika atap Masjid seketika runtuh.

Kementerian Luar Negeri Afghanistan menyatakan kesedihan yang mendalam atas banyak nyawa yang hilang dan mengutuk serangan terhadap jamaah karena bertentangan dengan ajaran Islam.

Kecaman juga datang dari Kedutaan Besar Amerika Serikat yang menyatakan dukungannya terhadap Pakistan dalam mengutuk segala bentuk terorisme.

Juru Bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kata juru bicara PBB Stephane Dujarric, mengatakan bahwa Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyebut pemboman itu "sangat menjijikkan" karena menargetkan tempat ibadah.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Suliana

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.