3 Tips Mencukur Demi Menghindari Razor Bump
📅 Selasa, 31 Jan 2023, 11:30 WIB | Oleh: Suliana
Doc: Freepik/Valuvitaly
Banyak orang memilih mencukur rambut halus di ketiak, lengan, atau bagian tubuh lainnya untuk menjaga kebersihan diri dan penampilan yang terkesan lebih rapi. Namun, mencukur dapat memicu reaksi iritasi kulit, seperti razor bump.
Masalah razor bump atau yang secara medis dikenal sebagai pseudofolliculitis barbae terjadi ketika rambut halus yang tumbuh kembali usai dicukur tidak tumbuh dengan seharusnya, dan justru melengkung dan tumbuh ke dalam kulit Anda.
Ketika rambut halus tumbuh ke dalam, hal ini dapat menyebabkan peradangan pada lubang kecil di kulit yang menjadi tempat tumbuhnya rambut atau disebut folikel. Razor bump dapat menyebabkan rasa sakit, pembengkakan, ruam, gatal-gatal, dan munculnya benjolan-benjolan kecil berwarna merah.
Umumnya razor bump lebih sering dihadapi pada mereka yang memiliki rambut badan yang kasar dan keriting.
Kabar baiknya, razor bump bisa dihindari dengan melakukan teknik cukur yang benar. Berikut tips untuk mencegah razor bump dari dari American Academy of Dermatology (AAD):
Sebaiknya Anda baca juga:
1. Cari tahu arah pertumbuhan rambut Anda
Penting untuk mencari tahu arah pertumbuhan rambut Anda karena mencukur ke arah sebaliknya dapat menyebabkan iritasi.
Untuk mengetahui ke arah mana rambut halus di sekujur tubuh Anda tumbuh, cobalah untuk menarik kulit tempat rambut Anda tumbuh sambil bercermin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, jika rambut Anda tumbuh ke arah yang berbeda, Anda bisa melatihnya untuk tumbuh ke satu arah yang sama dengan menyikat rambut halus secara lembut dengan sikat gigi setiap hari.
2. Cukur saat rambut Anda lembut
Cobalah untuk mengompres bagian tubuh yang hendak Anda cukur dengan air hangat terlebih dulu agar pori-pori kulit lebih terbuka. Hal ini dapat membuat rambut halus Anda lebih halus sehingga kecil kemungkinannya akan melengkung ke kulit Anda dan menyebabkan benjolan.
3. Gunakan produk yang tepat
Sebelum bercukur, bersihkan kulit Anda dengan pembersih nonkomedogenik. Saat bercukur, selalu gunakan krim cukur yang mampu melembapkan.
Kemudian, bilas krim cukur dengan air hangat dan tempelkan waslap dingin dan lembap pada kulit yang baru saja dicukur. Anda juga perlu mengoleskan krim aftershave yang diformulasikan untuk mengurangi risiko benjolan dan iritasi akibat pisau cukur.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!