Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pakar Menyarankan Penerima Booster Kedua Istirahat yang Cukup Setelah Divaksin

📅 Kamis, 26 Jan 2023, 16:35 WIB | Oleh:
Pakar Menyarankan Penerima Booster Kedua Istirahat yang Cukup Setelah Divaksin Doc: ANTARA/HO-Kemenkes
Ket. Ilustrasi - Vaksin COVID-19.

JAKARTA - Pakar kesehatan Prof Dr Ir Ali Khomsan, MS mengingatkan orang-orang agar beristirahat cukup agar efek usai vaksinasi COVID-19 termasuk penguat atau booster kedua yang mungkin muncul tidak sampai mengganggu aktivitas.

"Efek vaksin bagi orang-orang tertentu kalau ada ya mungkin itu harus cukup istirahat, supaya efek itu tidak sangat mengganggu aktivitas. Jadi, saya sudah vaksin dua kali booster, tidak ada masalah apa-apa," kata Guru Besar Pangan dan Gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) itu kepada ANTARA di Jakarta, Rabu (25/1).

Berbicara mengenai kekebalan tubuh, menurut Prof Ali, maka kuncinya terkait beberapa mineral, protein dan vitamin termasuk vitamin C yang sering disebut-sebut sebagai peningkat ketahanan tubuh itu. Mineral yang dikatakan berfungsi untuk kekebalan tubuh antara lain zink, zat besi dan selenium.

"Oleh karena itu yang penting diperhatikan dalam mempertahankan kekebalan tubuh yakni konsumsi protein, vitamin dan mineral," kata dia.

Prof Ali mengatakan, mineral yang baik berasal dari pangan hewani, sementara vitamin banyak dari pangan nabati seperti buah-buahan dan sayuran.

"Intinya kalau kita makan vitamin, buah sayur cukup. Orang Indonesia itu makan buah sayur 100 gram, anjuran WHO 400 gram berarti hanya baru 25 persen," kata dia.

Dia mencatat, berkaca pada survei masa pandemi COVID-19, belanja sayuran dan buah pada masyarakat meningkat dibandingkan sebelum COVID-19. Ini, sambung dia, menandakan masyarakat sudah menyadari manfaat buah dan sayuran bagi kesehatan.

"Tetapi ini hanya persoalan perilaku karena kita bisa mengatakan sayur itu murah meriah. Tetapi buah mungkin mahal, tetapi buah apa dulu. Kalau pepaya biasa saja dan itu enak, semua orang bisa. Lansia bisa, anak-anak bisa, mengupasnya tidak susah-susah," ujar dia.

Prof Ali menyarankan orang-orang mengonsumsi buah dan sayur di setiap waktu makan, serta konsumsi makanan bergizi seimbang.

Sebelumnya, Pemerintah memulai program vaksinasi booster kedua COVID-19 bagi masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas pada 24 Januari 2023 di seluruh Indonesia. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi ini guna menambah kewaspadaan atas kemunculan subvarian XBB 1.5 atau dikenal sebagai Omicron Kraken.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.